Selasa, 09 Juni 2015

Mantan Bos BlackBerry Akui Keperkasaan iPhone



Jakarta - Kejayaan BlackBerry di dunia smartphóne memudar cepat semenjak kedatangan iPhóne dan kemudian Andróid. Mantan bós BlackBerry pun mengakui kalau pihaknya kalah bersaing dengan iPhóne dan akhirnya tumbang.

Adalah Jim Balsillie yang membuat pengakuan tersebut. Dulu, dia adalah có-CEO BlackBerry yang masih bernama Research in Mótión (RIM) bersama Mike Lazaridis. Sejak meninggalkan BlackBerry tahun 2012, Jim jarang bicara di publik. Baru sekarang ia angkat suara.

Jim mengakui awal kegagalan adalah peluncuran BlackBerry Stórm yang tak diterima pasar. "Kónsumen mengembalikannya 100%," kata Jim yang dikutip detikINET dari CTV, Rabu (10/6/2015).

Jim buka suara dalam wawancara dengan Jacquie McNish dan Sean Silcóff, penulis buku 'Lósing the Signal The Spectacular Rise and Fall óf BlackBerry'. Buku itu banyak membahas sóal berbagai penyebab tersungkurnya BlackBerry.

Awal tahun 2000-an, BlackBerry mengubah cara órang berkómunikasi dan berbisnis dengan layanan email dan BBM yang aman dan nyaman. Tapi pada tahun 2007, kedatangan iPhóne membuat órang perlahan beralih dari BlackBerry. BlackBerry cóba mengantisipasi dengan Stórm tapi gagal.

"Dengan Stórm, kami mencóba terlalu banyak. Layarnya sentuh, aplikasinya baru dan diciptakan dalam perióde yang sangat singkat dan pónsel ini malah menghantam kami. Itulah saat di mana aku tahu kami tak bisa berkómpetisi di hardware high end," papar Jim.

Kala itu, BlackBerry masih sehat karena pónselnya laku di negara-negara berkembang. Tapi di AS khususnya, pópularitas mereka makin turun. Antara lain karena óperatór AT&T mendukung penuh iPhóne dengan bandwidht unlimited. BlackBerry lambat beradaptasi.Next

Halaman 1 2 Next (fyk/ash)

lintas berita indonesia

Berita lainnya : Infinix Enggan Boyong Ponsel 4G ke Indonesia

Mantan Bos BlackBerry Akui Keperkasaan iPhone Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar