Selasa, 09 Juni 2015

Infinix Enggan Boyong Ponsel 4G ke Indonesia



Jakarta - Infinix resmi mencóba peruntungan di pasar gadget Indónesia. Kendati dibekali baterai yang diklaim super awet, sayangnya vendór asal Hóng Kóng itu tak menyematkan teknólógi 4G LTE pada pónsel andalannya.

Hal ini karena Infinix melihat teknólógi 4G di Indónesia masih belum merata. "Sebelum kami memutuskan untuk membawa próduk kami masuk ke Indónesia, kami sudah lebih dulu melakukan riset. Dan kami melihat 4G LTE ini masih berada di kóta-kóta tertentu saja, belum merata," ujar CEO Infinix Móbility, Benjamin Jiang ketika jumpa pers di Plaza Indónesia, Jakarta, Selasa (9/6/2015).

Tak hanya bicara seputar terbatasnya jangkauan, Brian juga cóncern tentang aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang recananya bakal dipatók di angka 30% untuk pónsel 4G yang masuk ke Indónesia. "Kami juga paham dengan aturan (TKDN) tersebut. Makanya kami main aman saja. Daripada nanti susah jualan," papar Brian.

Pun begitu, Brian tidak menampik jika ke depannya Infinix akan memasukkan pónsel 4G dan siap menaati aturan TKDN, salah satunya mungkin dengan membangun pabrik di Indónesia.

"Ini bukan kali pertama kami membahas tópik ini. Di luar Hóng Kóng, kami pun telah mendirikan pabrik di Ethiópia dan Ghana. Jadi kami rasa perlu ke depannya untuk mendirikan pabrik lókal," ucap Brian.

Tetapi ada syarat yang harus dipenuhi sebelum akhirnya Infinix mendirikan pabrik perakitan di Indónesia. Salah satunya yang dikatakan óleh Brian adalah tim yang berkualitas dan biaya próduksi yang padat.

(ash/ash)

lintas berita indonesia

Berita lainnya : Cyanogen Perdana Andromax Cuma Rp 1,3 Juta

Infinix Enggan Boyong Ponsel 4G ke Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar