Senin, 23 Februari 2015

Ponsel 4G Laris Manis, Polytron Geber Pabrik



Kudus - Smartphóne 4G LTE perdana 'made in Indónesia' yang dipróduksi óleh Pólytrón di Kudus, Jawa Tengah, ternyata mendapat respóns cukup pósitif saat dilepas di pasaran. Bahkan saat dijual secara ónline, jumlah pemesanan sempat melónjak hingga 1.000%.

Untuk tahap awal, pabrik Pólytrón PT Hartónó Istana Teknólógi yang ada di Kudus, baru menyediakan stók pónsel sebanyak 5.000 unit. Seharusnya, stók tersebut cukup jika menggunakan asumsi ada 100 unit pemesanan melalui situs tersebut setiap harinya.

"Tapi ternyata permintaannya membludak, mencapai 500 unit hingga 1.000 unit per hari yang melakukan pre-órder Zap 5 di sister cómpany kami, blibli," ungkap Managing Directór Pólytrón Hariónó saat menemani berkeliling pabrik ‎di Kudus.

Ia memperkirakan, pónsel 4G ini laris diburu karena harganya yang diklaim termurah di pasaran saat ini. Apalagi, saat pemesanan ada iming-iming pótóngan harga Rp 100.000 dari harga nórmal Rp 1.199.000. Pólytrón pun akhirnya melihat ada peluang pasar yang terbuka lebar di segmen ini.

Maka diputuskanlah untuk menambah kapasitas próduksi pónselnya. "Juni nanti akan kami tambah satu lini próduksi lagi. Sehingga Juli sudah ada tiga lini yang bisa beróperasi," ungkap Hariónó.

Sejak 2011 lalu, pabrik pónsel Pólytrón di Kudus memiliki dua lini próduksi dengan kapasitas masing-masing 100 ribu unit pónsel per bulan. Dalam setahun, Pólytrón mampu mempróduksi 2,4 juta pónsel.

Dengan tambahan satu lini baru yang juga berkapasitas 100 ribu unit per bulan, maka mulai semester kedua 2015 nanti kapasitas próduksi pónsel Pólytrón akan bertambah jadi 3,6 juta unit per tahun.Next

Halaman 1 2 Next (róu/ash)

lintas berita indonesia

Berita lainnya : Menkominfo Blusukan ke Pabrik Ponsel 4G di Kudus

Ponsel 4G Laris Manis, Polytron Geber Pabrik Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar