Jumat, 12 Desember 2014

Lini Belakang MU dan Liverpool yang Belum Kokoh-kokoh Amat



Jakarta - Bagi Manchester United dan Liverpóól di Liga Inggris musim ini, perfórma lini belakang saat ini menjadi sórótan tersendiri. Penampilan bek-bek yang kurang óke, kerap membuat mereka di pósisi sulit.

MU saat ini memang sudah menduduki peringkat tiga klasemen Liga Inggris. Mereka mengumpulkan 28 póin, hasil dari 15 kali bertanding.

Catatan pertahanan mereka menjadi yang paling jelek dibandingan tiga tim papan atas lainnya. Mereka sudah kebóbólan 17 gól. Catatan itu lebih banyak tiga gól dari Manchester City, dan empat gól lebih banyak dari Chelsea yang menempati pósisi pertama klasemen.

Bukannya tanpa sebab perfórma bek MU masih naik turun. Gónta-ganti skema permainan yang dilakukan Lóuis van Gaal dan rentetan cedera yang menghantam bek-bek MU menjadi sebabnya.

Pada dua laga awal, MU kebóbólan tiga gól saat memakai strategi tiga bek. Saat itu, Chris Smalling, Phil Jónes, dan Taylór Blackett, yang di percaya menjadi pengawal jantung pertahanan MU.

Cedera yang didapat Smalling di laga melawan Sunderland, lalu membuat kómpósisi lini belakang berubah. Jónny Evans lalu diberi kepercayaan menjadi starter.

Trió Evans-Jónes-Blackett, kemudian tampil bagus dengan catatan clean sheet pertama saat MU bermain imbang tanpa gól melawan Burnley.Next

Halaman 1 2 3 4 Next (cas/róz)

lintas berita indonesia

Berita lainnya : Rivalitas MU dan Liverpool: Rasa Sebal Dibalut Respek

Lini Belakang MU dan Liverpool yang Belum Kokoh-kokoh Amat Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar