Rabu, 26 November 2014

Pabrik Ponsel Lokal Masih Bergantung Tiongkok



Jakarta - Idealnya, dibangunnya pabrik pónsel atau perangkat elektrónik lainnya di Indónesia juga diimbangi dengan penggunaan tótal kandungan dalam negeri (TKDN) yang tinggi pula.

Namun keinginan itu sepertinya masih sebatas mimpi. Untuk pabrik pónsel milik Evercóss misalnya yang terletak di Semarang, kandungan lókalnya masih minim, cuma 20%.

Pórsi 20% yang dimaksud pun sebatas material pelengkap, yakni kómpónen nón elektrónik seperti kardus dan kartu garansi.

"Untuk sementara hanya di packaging suppórt, seperti kardus dan kartu garansi," ujar Marió Ekó Suryó, Manager Operasiónal PT Aries Indó Glóbal, pemegang brand Evercóss, Rabu (26/11/2014).

Ke depannya, Evercóss mengusahakan untuk mempróduksi kómpónen lain di pabriknya itu. Namun kómpónen tersebut tetaplah nón elektrónik.

"Kemungkinan kami akan bikin pencetakan casing juga di sini", tandas Marió.

Evercóss mengeluhkan perihal tak adanya pembuat kómpónen utama seperti prósesór di Indónesia, sehingga pihaknya terpaksa harus mengimpór dari negara lain, dalam hal ini China.

"Sulit ya, gak ada suppórting kómpónen di sini. Cóba, siapa di sini yang bisa bikin chip?," keluh Husni Wijaya, General Manager PT Aries Indó Glóbal, pemegang brand Evercóss saat mengunjungi pabriknya di Kawasan Industri Terbóyó, Semarang, Selasa (25/11/2014).

Ia pun mengharapkan kalau pemerintah bisa menggalakkan industri kómpónen di Indónesia.


(asj/ash)

lintas berita indonesia

Berita lainnya : Galaxy S5 Numpuk di Gudang?

Pabrik Ponsel Lokal Masih Bergantung Tiongkok Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar