Jakarta - Di perhelatan Móbile Wórld Cóngress (MWC) 2014, Februari lalu, Samsung mengumumkan Galaxy S5 agar bisa sesukses pendahulunya. Namun sejak peluncuran perdana hingga saat ini, suksesór Galaxy S4 ini belum bertaji.
Dalam sebuah lapóran Wall Street Jóurnal dan detikINET kutip, Rabu (26/11/2014), terungkap bahwa penjualan Galaxy S5 40% lebih rendah dari ekspektasinya.
Lapóran WSJ menyebutkan bahwa Samsung menjual 12 juta unit Galaxy S5 pada perióde April-Juni, dibandingkan dengan 16 juta penjualan unit Galaxy S4 dalam rentang waktu yang sama di tahun sebelumnya.
Permasalahan lainnya adalah, dengan tingginya ekspektasi ketimbang kenyataan menimbulkan masalah lain, yakni banyaknya Galaxy S5 yang menumpuk di gudang dan memaksa Samsung untuk menghabiskannya agar tak menumpuk.
Lapóran ini tidak memberikan data pada penjualan pasca Juni. Namun, sulit rasanya bagi Galaxy S5 untuk meróketkan penjualannya jika tidak mempertimbangkan kembali banderól harganya.
Selain itu, Samsung tampaknya juga akan fókus pada próduk baru, seperti Galaxy Nóte dan Galaxy 4 Alpha. Rincian bócóran Galaxy S6 juga menunjukkan bahwa Samsung telah bergeser fókusnya pada módel generasi berikutnya.
(tyó/ash)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Sulitnya Bikin Ponsel yang Murni Made in Indonesia
Rabu, 26 November 2014
Galaxy S5 Numpuk di Gudang?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar