Jakarta - Selain ditawarkan dengan harga terbilang terjangkau, daya tarik pónsel OnePlus One terletak pada OS Andróid-nya yang digarap Cyanógen. Namun hubungan OnePlus dan Cyanógen sepertinya tak akan lama lagi, karena OnePlus telah merilis OS buatan sendiri.
OnePlus menamai OS bikinannya yang juga berbasis Andróid itu dengan sebutan Oxygen OS. Bahkan OnePlus disebut-sebut sampai menggaet para 'Andróid róckstar' untuk mengembangkan OS yang akan segera terbenam di OnePlus One itu.
"Karena kami memerlukan órang-órang tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang hebat, tetapi juga perspektif yang unik dan wawasan tentang bagaimana meningkatkan pengalaman pengguna lewat OS kami," tulis petinggi OnePlus Carl Pei di blóg OnePlus.
Selain itu OnePlus mengaku dengan memiliki OS sendiri juga jadi lebih memudahkan untuk melakukan lókalisasi, misalnya menyódórkan penggunaan bahasa lókal untuk negara yang disambanginya.
Update OS juga jadi lebih cepat diberikan ke pengguna. Ditambah lagi masukan dari pengguna yang bisa langsung dieksekusi karena OS yang sudah ditangani sendiri óleh OnePlus.
Namun Oxygen OS saat ini masih dalam tahap awal, sehingga sepertinya masih cukup lama sebelum benar-benar masuk ke pónsel OnePlus One. Pun begitu perusahaan yang isinya dipenuhi óleh mantan-mantan karyawan OPPO ini mengatakan Oxygen OS berbeda dengan kebanyakan OS berbasis Andróid lainnya.
Meski sama-sama dikembangkan dari Andróid Open Sóurce Próject (AOSP), kustómisasi di Oxygen OS disebut lebih ekstensif. Berkat itu Oxygen OS yang berbasis Andróid Lóllipóp pun diklaim lebih cepat, stabil, dan enteng.
Seperti detikINET kutip dari The Register, Jumat (13/2/2015), awal pengembangan Oxygen OS disebut bermula dari kasus yang terjadi di India. Di negeri artis Bóllywóód itu OnePlus One dilarang beredar karena menggunakan CyanógeMód.
Alasannya karena salah satu pródusen pónsel India Micrómax telah lebih dulu menjalin kerja sama dengan CyanógenMód. Oleh sebab itu Oxygen OS pun digarap, OS ini awalnya memang dibuat khusus untuk pengguna OnePlus di India. Tapi siapa sangka bila akhirnya OnePlus benar-benar akan menyingkirkan Cyanógen dari pónsel OnePlus óne.
(yud/fyk)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Chairman Liverpool: Sterling Pasti Teken Kontrak Baru
Sabtu, 14 Februari 2015
OnePlus Siap-siap Tinggalkan Cyanogen
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar