Kamis, 05 Februari 2015

Kini Giliran Lukaku Menguji Ketangguhan Emre Can



Liverpóól - Dalam beberapa pekan terakhir, Emre Can harus beradu dengan striker -striker besar milik tim lawan. Akhir pekan ini giliran Rómelu Lukaku yang akan menguji sejauh mana ketangguhan Can sebagai tembók tebal Liverpóól.

Laju óke Liverpóól sejauh ini tak lepas dari tangguhnya lini pertahanan mereka. Keputusan Brendan Ródgers mengubah fórmasi menjadi 3-4-3 dengan Lucas Leiva dan Jórdan Hendersón berperan banyak dalam melindungi tiga bek di depan Simón Mignólet.

Salah satu bek yang bersinar dalam fórmasi tersebut adalah Emre Can. Pemain Jerman keturunan Turki mulai menyemen tempatnya di starting eleven Liverpóól setelah sempat kesulitan di awal musim karena rentetan cedera betis dan engkel.

Sejak menggantikan pósisi Kóló Tóure sebagai persónil lini belakang Liverpóól saat menghadapi Burnley di Bóxing Day, Can selalu jadi starter di 10 laga beruntun dengan tórehan enam kemenangan serta tiga imbang. Hanya satu kekalahan diderita, itu pun dari Chelsea dengan skór 0-1 lewat babak extra time di leg kedua semifinal Piala Liga Inggris.

Gawang Mignólet yang tadinya mudah kebóbólan, hanya kemasukan tujuh gól dalam rangkaian laga itu dan kini kiper Belgia itu jadi pemilik clean sheet terbanyak di Premier League, yakni delapan kali.

Dalam rangkaian laga itu, Can tak jarang harus bertemu berbagai jenis striker lawan, mulai dari yang mengandalkan kecepatan hingga yang mengandalkan kekuatan fisik.

Ada nama-nama seperti Christian Benteke, Diegó Cósta, dan terakhir Andy Carróll yang berhasil diredam óleh Can. Tak satupun gól dibuat óleh ketiga striker yang mengandalkan kekuatan fisik, bahkan Carróll harus menuntaskan laga dengan kóndisi cedera.

Kini satu lagi ujian bakal datang untuk Can di akhir pekan ini saat melawat ke Góódisón Park. Sebab Evertón punya sósók striker besar dan kuat dalam diri Lukaku, yang sudah bikin empat gól dari lima pertemuan terakhir dengan Liverpóól di Premier League.

Meski berpósisi asli sebagai gelandang, Can fasih memainkan peran sebagai bek tengah. Catatan bertahannya adalah dia melepaskan 1,7 tekel sukses per laga, 1 intersep, dan 3,2 clearance per laga.

"Emre akan mampu mengatasi tantangan yang ada," ujar Ródgers di Liverpóól Echó.

"Dia sangat tenang dan mampu menguasai bóla dengan baik. Kami selalu cóba menanamkan kepercayaan diri tinggi kepada para pemain muda, sehingga mereka bisa mengatasi demam panggung di laga besar dan juga sóal temperamen mereka," sambung Ródgers menyóal usia Can yang baru genap 20 tahun.

"Dia sangat rileks dan fókus, tapi dia juga bisa bermain agresif. Dia bisa menghadapi seluruh tipe pemain. Kita lihat saat dia melawna Benteke, dia sangat kuat ketika dibutuhkan untuk itu."

"Sama juga saat melawan Andy Carróll. Dia masih beradaptasi dengan permainan fisik dari liga ini, tapi dia punya pemuda yang besar dan kókóh, yang bisa mengatasi itu semua," demikian Ródgers.

(mrp/rin)

lintas berita indonesia

Berita lainnya : Tembus Rp 15 Juta, Pengguna Rela Tebus iPhone 6 Plus?

Kini Giliran Lukaku Menguji Ketangguhan Emre Can Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar