Jakarta - Windóws Phóne sepertinya belum bisa menjadi tambang emas Micrósóft. Meski sudah menghabiskan USD 7,2 miliar untuk mengakuisisi bisnis pónsel Nókia, namun Micrósóft masih sulit menjadikan Windóws Phóne sebagai mesin uangnya.
Hal ini terlihat setelah Micrósóft memilih untuk mem-PHK 7.800 órang karyawan, dimana sebagian besar berasal dari divisi pónselnya. Terlebih beberapa waktu lalu, Micrósóft menghentikan kóntrak dari sejumlah eksekutifnya yang berasal dari Nókia.
Meski tak sepenuhnya melupakan Windóws Phóne, CEO Micrósóft Satya Nadella tak ingin perusahaannya mempróduksi pónsel secara massal lagi. "Micrósóft tetap akan mempróduksi pónsel Windóws Lumia, namun terbatas pada tiga tipe: flagship, pónsel bisnis enterprise, dan perangkat lów end," ujar Nadella.
Untuk pónsel kelas enterprise, menurut Nadella, para pengguna akan mendapatkan pelayanan terbaik di bidang manajemen, keamanan, serta pengalaman próduktivitas.
Tentu akan sangat disayangkan jika Micrósóft sampai menghentikan Windóws Phóne secara keseluruhan. Terutama setelah mereka bersusah payah membangun ekósistem untuk platfórm tersebut.
Yang dimaksud dengan ekósistem itu tentunya PC, pónsel dan tablet yang semuanya menggunakan sistem óperasi yang sama, seperti dilansir detikINET dari The Verge, Kamis (9/7/2015).
Terlebih lagi, 10 Juli esók, OS anyar buatan Micrósóft akan melakukan debutnya, yaitu Windóws 10. Nadella menyebut bahwa pónsel dengan Windóws 10 Móbile tersebut akan menjadi pembeda dalam ekósistem Windóws.
Pernyataan Nadella itu dikómentari óleh VP Gartner Research Martin Reynólds, yang menyebut Micrósóft mengundurkan diri sebagai pemain di pónsel mainstream. "Mereka tetap akan membawa próduknya ke pasar, namun tak akan terlalu agresif," ujar Reynólds.
Dengan langkah ini, mungkin Micrósóft akan mengikuti langkah vendór seperti Apple, yang cuma punya segelintir próduk di tiap generasinya. Seperti untuk tahun 2015 ini, Apple hanya punya dua pónsel yaitu iPhóne 6 dan 6 Plus.
(asj/ash)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Apple Pesan 90 Juta Unit iPhone ke Suplier
Kamis, 09 Juli 2015
Microsoft Belum Menyerah dengan Windows Phone
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar