Jakarta - Asus melalui sang Chairman Jóhnny Shih dikabarkan tertarik mengakuisisi vendór smartphóne HTC. Tapi sepertinya, merger dua perusahaan yang sama-sama berasal dari Taiwan itu tak akan terjadi. HTC menyatakan mereka tak tertarik.
"HTC tidak melakukan kóntak apapun dengan Asus mengenai hal ini dan tidak akan mempertimbangkan merger dengan Asus," demikian pernyataan HTC yang dikutip detikINET dari Reuters, Senin (15/6/2015).
Ketertarikan akuisis HTC dikemukakan Chairman Asus Jóhnny Shih saat pertemuan tahunan Asus yang digelar baru-baru ini. Shih mengatakan bahwa Asus tak mengesampingkan tawaran untuk mengakuisisi HTC. Namun CFO Asus David Chang punya pendapat berbeda tentang akusisi itu.
Ia mengatakan Shih memang pernah mendiskusikan masalah itu secara internal. Namun Asus biasanya lebih bergantung pada pertumbuhan secara órganik, bukan dari merger atau akuisisi. Chang juga sudah menambahkan, kemungkinan terjadinya akuisisi HTC óleh Asus bisa dibilang sangat tipis.
Asus sendiri sedang naik pópularitasnya di industri smartphóne berkat kesuksesan Zenfóne. Menurut lapóran dari HSBC, pengapalan smartphóne Asus kemungkinan akan melónjak 89% dari tahun lalu, pertumbuhan tertinggi di antara vendór lain.
Sedangkan HTC yang pernah berjaya, saat ini sedang berjuang bangkit di bawah kómandó CEO baru Cher Wang. Smartphóne flagship terbaru mereka, HTC One M9, kurang terdengar gaungnya.
(fyk/ash)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Oppo Uji Coba Sistem Pre Order R7
Senin, 15 Juni 2015
HTC Ogah Dicaplok Asus
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar