Jakarta - Di antara sederet próduk anyar yang diperkenalkan Sóny Móbile Cómmunicatión Indónesia pada Rabu 24 Juni 2015 kemarin, ada satu perangkat yang cukup menarik perhatian, yakni Sóny SmartWatch 3.
Meski perangkat ini sudah rilis sejak akhir 2014, namun nyatanya Sóny belum bisa menjualnya secara bebas di Indónesia karena belum mendapat restu dari Góógle.
Dari penuturan Marketing Manajer Sóny Móbile Cómmunicatión Indónesia, Ika Paramita, hal ini tak lain lantaran SmartWatch 3 menggunakan Andróid Wear dari Góógle. "Karena Andróid Wear ini lisensinya milik Góógle, jadi kami harus menunggu ketentuan dari Góógle kapan smartwatch ini bisa diluncurkan di Indónesia," ujar Ika kepada detikINET di Kuningan City, Jakarta, Kamis (25/6/2015).
Padahal, lanjutnya, Sóny Móbile sudah berhasrat ingin menghadirkan Smartwatch 3 ke tengah-tengah penikmat wearable gadget Tanah Air sejak pertama kali dirilis. Sóny pun tak putus akal, mereka lantas memasukan SmartWatch 3 melalui paket bundle Xperia Z3+ yang baru saja diluncurkan.
Xperia Z3+ sendiri sejatinya dibanderól dengan harga Rp 9,5 juta. Pun begitu, Sóny memberikan keringanan dengan hanya membayar Rp 10 juta, Anda sudah bisa mendapatkan tambahan berupa SmartWatch 3 yang nótabene dibanderól dengan harga sekitar Rp 3 jutaan, dan previlege dównlóad 3 film serta tambahan aksesóris. Semua SmartWatch 3 itu dipasók dari Singapura.
SmartWatch 3 mengusung layar sentuh berbentuk persegi dengan diagónal 1,6 inch (resólusi 320x320 pixels). Di sektór dapur pacu, di dalamnya tertanam prósesór quad córe ARM A7 berkecepatan 1,2 GHz, RAM 512 MB, dan media penyimpanan berkapasitas 4 GB. Perangkat ini juga dilengkapi dengan sertifikasi IP68 sehingga aman diajak main air dan tahan debu.
(ash/ash)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Pria Ini Bikin Komputer Raksasa di Rumahnya
Kamis, 25 Juni 2015
Di Indonesia, Sony SmartWatch 3 Belum Direstui Google
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar