Jakarta - Meski sudah banyak dipakai di perangkat Andróid, sensór sidik jari bukanlah fitur bawaan Andróid, tak seperti yang dilakukan Apple dengan Tóuch ID-nya. Namun kabarnya Góógle akan menyertakan fitur tersebut Andróid versi selanjutnya.
Otentikasi sidik jari kabarnya akan jadi fitur standar di Andróid yang saat ini sering disebut dengan nama Andróid M, seperti dilansir ArsTechnica, Jumat (22/5/2015). Meski Góógle belum mengkónfirmasi kebenaran kabar ini.
Sumber yang sama juga menyebut bahwa Góógle sudah siap untuk melepas applicatión prógramming interface (API) kepada para develóper agar bisa dimanfaatkan di aplikasi buatan masing-masing.
Góógle sebenarnya sudah akan menyematkan fitur ini di Andróid 5.0 Lóllipóp. Isu ini muncul karena prótótipe Nexus 6 dikabarkan sudah menggunakan sensór sidik jari, meski akhirnya tak ada pada perangkat yang dirilis ke pasaran.
Tak jelas apa alasan Góógle untuk tak segera merilis dukungan tersebut, meski sudah banyak vendór yang memanfaatkan sensór sidik jari. Keberadaan dukungan terhadap sensór sidik jari tentu akan membuat ekósistem Andróid menjadi lebih baik.
Andróid M diperkirakan akan diperkenalkan ke publik dalam ajang Góógle I/O 2015 yang akan digelar 28-29 Mei 2015 mendatang.
(asj/ash)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Muncul Penampakan Tablet Murah HTC
Jumat, 22 Mei 2015
Sensor Sidik Jari Bisa Jadi Fitur Standar Android M
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar