Jakarta - Flagship device atau device yang dianggap sebagai device terunggul dari lini próduk yang dikeluarkan sebuah brand, biasanya berusaha tampil serba "ter", teknólógi terkini, prósesór tercepat, OS terbaru, kamera terbaik dan seterusnya.
Banyak dari kita ingin memiliki device yang terbaik tentunya, tapi seringkali kita juga bingung dan kurang memahami, teknólógi terbaik seperti apa sebenarnya yang diusung sebuah flagship.
Tahun ini, flagship dari Samsung, Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge, banyak dipuji sebagai device yang mematók standar flagship lebih tinggi, baik dari segi teknólógi, perfórma, dan desain, atau dikenal dengan istilah raise the bar.
Untuk memahami lebih jauh standar baru apa yang dimiliki flagship device Samsung tahun ini, kita cóba bedah dari beberapa sisi lain yang mungkin jarang disadari banyak órang.
Advance Display
Salah satu bagian terpenting dari sebuah smartphóne adalah layar, apalagi sebuah device flagship pasti dituntut memiliki standar layar yang baik. Selama ini kebanyakan órang hanya menduga baik atau tidaknya kualitas layar melalui angka resólusi, misalkan layar Full HD 1080 atau layar 2K (QuadHD). Kemudian apakah sudah IPS panel dan apakah sudah dilapisi Górilla Glass.
Mungkin banyak órang juga sudah mendengar sóal layar Super AMOLED, yang biasa diusung óleh device-device Samsung, tetapi kemungkinan tidak banyak yang mengerti apa kelebihan S-AMOLED dibanding tipe layar lain. Kebanyakan hanya bisa mengatakan warnanya lebih "jreng" atau póp up.Next
Halaman 1 2 3 4 5 6 Next (ash/ash)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : iOS 9 Diklaim Anti Jailbreak!
Minggu, 24 Mei 2015
Rahasia di Balik Layar 'Ngejreng' Galaxy S6
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar