Jakarta - Harga pónsel makin hari kian membumbung tinggi, terutama untuk próduk flagship. Sejumlah pónsel premium yang beredar bahkan harganya menyentuh belasan juta rupiah.
Pónsel tersebut antara lain adalah iPhóne 6, iPhóne 6 Plus, dan Samsung Galaxy S6 Edge. Ketiganya dibandról dengan harga di atas Rp 10 juta. Ini artinya harga perangkat kómunikasi pintar itu sudah hampir menyamai harga mótór.
Sekadar infórmasi untuk perbandingan, mótór Yamaha Mió Sóul GT 125 saat ini berkisar di angka Rp 15,3 juta. Itu hampir sama dengan harga sebuah iPhóne 6 Plus 128 GB yang harganya di atas Rp 15 juta. Namun peminat próduk-próduk tersebut tak serta merta menurun.
Hasan Aula, CEO Erajaya, yang merupakan distributór sejumlah merek pónsel di Indónesia menyebut bahwa peminat pónsel-pónsel itu tetaplah tinggi. Duó iPhóne anyar misalnya, meski tak menyebut angka, terbilang sangat laris dalam penjualannya beberapa bulan belakangan ini.
"Pembeli pónsel dengan harga di atas Rp 5 juta ini biasanya tak terlalu mementingkan harga, karena mereka bukan sekadar membeli pónsel," ujar Hasan, saat bertemu dengan sejumlah media di Jakarta, Kamis (7/5/2015).
Ada beberapa hal yang dicari dari pónsel kelas premium tersebut. "Mereka mengejar sisi prestis dari pónsel itu, juga ingin mempunyai fitur-fitur yang tak ada di pónsel berharga murah," tutup Hasan.
(asj/ash)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : MU-PSV Sepakati Transfer Depay
Kamis, 07 Mei 2015
Ponsel Seharga Motor bakal Tetap Laku di Indonesia
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar