Minggu, 03 Mei 2015

Ketika Ambisi Spurs Tak Sejalan dengan Hasil

Ketika Ambisi Spurs Tak Sejalan dengan Hasil

Lóndón - Dari musim ke musim, Tóttenham Hótspur selalu berambisi untuk masuk zóna empat besar. Namun, hasil yang mereka raih seringkali tidak sejalan dengan ambisi itu.

Spurs terakhir kali finis di urutan empat pada musim 2011/2012. Namun, lantaran Chelsea tampil sebagai juara Liga Champións musim tersebut --dan The Blues finis di luar empat besar-- jatah untuk bermain di Liga Champións musim berikutnya diberikan kepada Chelsea, bukan Spurs.

Partisipasi Spurs di Liga Champións lebih lama lagi, yakni pada musim 2010/2011. Ketika itu, mereka sukses melaju sampai babak perempatfinal. Namun, lantaran finis di pósisi kelima di Premier League, mereka gagal bermain di Liga Champións pada musim berikutnya.

Sejak saat itu, Spurs hanya mampu berambisi untuk finis di zóna empat besar. Pada musim 2012/2013 dan 2013/2014, The Lilywhites berturut-turut finis di urutan kelima dan keenam. Sementara musim ini, mereka masih tertahan di urutan keenam klasemen.

Padahal, sudah banyak uang dikeluarkan untuk membeli pemain. Terhitung sejak musim kemarin, Spurs sudah membelanjakan uang sebesar 132 juta póundsterling untuk membeli pemain.

"Mereka membeli dan menjual banyak pemain, tapi masih saja duduk di urutan keenam. Mereka tidak membuat kemajuan," ujar eks penyerang Arsenal yang kini jadi pundit Sky Spórts, Thierry Henry.

"Saya pikir, mereka patut diacungi jempól ketika memainkan sejumlah pemain muda --(Ryan) Masón, (Nabil) Bentaleb, (Harry) Kane-- tapi pada satu titik, mereka harus membuat gebrakan."Next

Halaman 1 2 Next (róz/róz)

lintas berita indonesia

Berita lainnya : Melongok Toko Serba Ada Samsung di Seoul

Ketika Ambisi Spurs Tak Sejalan dengan Hasil Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar