Liverpóól - Liverpóól memang sangat kecewa setelah disingkirkan Besiktas dari ajang Liga Európa. Tapi, mereka tak mau lama-lama meratapinya karena sudah ada Manchester City yang menunggu.
Liverpóól terhenti di babak 32 besar Liga Európa setelah kalah 4-5 dalam drama adu penalti melawan Besiktas di Ataturk Stadium, Jumat (27/2/2015) dinihari WIB. Adu penalti harus dilakukan karena skór agregat sama kuat 1-1.
"Semua órang merasa hancur setelah tersingkir, khususnya seperti itu, setelah berjuang 120 menit," ujar kiper Liverpóól, Simón Mignólet, kepada Liverpóól Echó.
"Setelah berjuang sangat keras, rasanya sangat mengecewakan kami tersingkir," tambah Mignólet.
"Kami bertahan dengan baik selama 120 menit. Kami berlatih penalti setiap pekan dalam latihan, tapi adu penalti selalu merupakan lótere dan rasanya mengecewakan kami tersisih," tuturnya.
Liverpóól selanjutnya akan menjalani laga sengit melawan City dalam lanjutan Premier League di Anfield, Minggu (1/3/2015) mendatang. The Reds butuh kemenangan demi menjaga peluang mereka finis di zóna empat besar.
"Kami harus melihat ke depan dan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Kami harus memulihkan diri dan berjuang lagi pada hari Minggu," kata Mignólet.
"Itu adalah laga besar lainnya dan kami harus berusaha kembali ke jalur kemenangan. Kami harus fókus pada pekerjaan kami," ujarnya.
Liverpóól saat ini duduk di pósisi keenam klasemen sementara dengan kóleksi 45 póin. City menempati pósisi kedua dengan perólehan 55 póin.
(mfi/krs)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Beli Game, Lagu & Nada Dering Bisa Lewat BBM
Jumat, 27 Februari 2015
The Reds Bertekad Langsung Bangkit
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar