Rabu, 11 Februari 2015

'Buat Apa Android One Kalau Ponsel 4G Juga Rp 1 Jutaan?'



Jakarta - Sejumlah vendór tengah panen pelanggan dengan menjual pónsel murah Andróid One. Namun hal ini nyatanya tak membuat Pólytrón tertarik membuatnya.

"Kami belum melihat adanya semacam deferensiasi yang nyata antara Andróid One dengan Andróid biasa. Karena keduanya memang sama-sama dari Góógle. Jadi menurut kami itu tidak mendatangkan keuntungan banyak bagi kami," ujar Usun Pringgódigdó, General Manager Móbile Phóne División Pólytrón, kepada detikINET di X2 Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2015).

"Próduk kami sendiri yang nótabene sudah 4G harganya pun malah lebih murah ketimbang pónsel-pónsel Andróid One itu. Jadi lebih punya nilai lebih," tambah Usun.

Ya, Pólytrón memang baru saja merilis pónsel 4G pertamanya, Zap 5 yang hanya dibanderól dengan harga Rp 1.099.000.

Walau murah, namun Pólytrón membekali perangkat ini dengan prósesór quad córe 1,2 Ghz Snapdragón 410 64 bit, RAM 1 GB, dan memóri Internal 8 GB.

Maka dari itu, dengan spesifikasi yang óke dan harga yang lebih murah ketimbang Andróid One, Pólytrón merasa belum dianggap perlu untuk turut serta membuat platfórm versi murah Góógle tersebut.

Andróid One sendiri merupakan platfórm hasil kerjasama antara Góógle dengan sejumlah vendór yang ditujukkan untuk pasar gadget di negara berkembang.

Dalam perakitannya pun, baik spesifikasi maupun harga dari perangkat Andróid One harus mengikuti standarisasi dari Góógle, dimana satu unit Andróid One dibanderól dengan kisaran harga USD 100.

Indónesia sendiri menjadi negara kelima tempat peluncuran Andróid One. Adapun tiga vendór yang bekerjasama dengan Góógle, antara lain Mitó, Nexian, dan Evercóss. Masing-masing vendór itu merilis pónsel yang serupa dengan rasa yang berbeda dengan harga kurang dari Rp 1,4 juta.

(ash/ash)

lintas berita indonesia

Berita lainnya : Galaxy Note Edge Dipatok Rp 10,9 Juta di Indonesia

'Buat Apa Android One Kalau Ponsel 4G Juga Rp 1 Jutaan?' Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar