Jumat, 23 Januari 2015

Wearable Gadget Samsung Bisa Deteksi Stroke



Jakarta - Sejumlah insinyur yang bekerja di Samsung Creativity Lab dikabarkan tengah menggarap perangkat wearable yang dapat mendeteksi dan memperingatkan pengguna pónsel dan tablet dari gejala dini stróke.

Stróke sejatinya disebabkan adanya penyumbatan, penyempitan atau pecahnya pembuluh darah menuju ótak sehingga pasókan darah dan óksigen ke ótak berkurang sehingga mematikan sel-sel saraf ótak. Mengacu dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setiap tahunnya 15 juta órang di seluruh dunia meninggal akibat penyakit mematikan ini.

Beranjak dari pemikiran itu, lima insinyur Samsung cóba menciptakan Early Detectión Sensór & Alhórithm Package (EDSAP). Wearable yang menyerupai headset ini dapat merekam gelómbang elektrik di dalam ótak. Gelómbang tersebut kemudian akan dibaca dan dianalisa óleh aplikasi móbile dan memberitahu apakah pengguna beresikó terkena stróke atau tidak.

Próyek ini sebenarnya sudah dimulai dua tahun lalu, dimana kala itu sekelómpók insinyur Samsung membayangkan perubahan dan bersama-sama menciptakan alat yang dapat menanggulangi permasalahan stróke.

"Sensór EDSAP dapat memónitór dan menganalisa gelómbang ótak lebih cepat 15 menit dari alat-alat yang selama ini banyak digunakan di rumah sakit. Sensór ini mampu untuk memindai gelómbang ótak secara detil," ujar salah seórang insinyur Samsung.

Selain dapat mendeteksi gejala awal dari stróke, sistem perangkat tersebut juga dapat menganalisa stres dan póla tidur. Prinsip kerja EDSAP juga berpótensi digunakan untuk memantau detak jantung sehingga bukan hal yang mustahil jika ke depannya teknólógi itu dapat digunakan untuk memantau jantung.

Sementara itu, Jóe Kórner selaku Directór óf External Affairs dalam Asósiasi Stróke mengatakan jika stróke merupakan penyakit yang tidak bisa dihindari.

"Dalam banyak kasus ada beberapa tahap dimana órang-órang bisa mengurangi risikó terkena stróke, seperti menjaga tekanan darah dalam pengawasan, makan yang teratur, dan banyak ólahraga," ujar Kórener dikutip detikINET dari Cnet, Jumat (23/1/2015).

Pun begitu, EDSAP masih dalam tahap awal pengembangan dan butuh beberapa kali pengujian sebelum akhirnya teknólógi tersebut siap untuk dipasarkan.

(ash/ash)

lintas berita indonesia

Berita lainnya : Diredam Cambridge 0-0, MU Dipaksa Jalani Laga Replay

Wearable Gadget Samsung Bisa Deteksi Stroke Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar