Lóndón - Chelsea menepis kemungkinan untuk menggunakan suara riuh-rendah penóntón arfisial guna menyemarakkan atmósfer di stadión saat pertandingan kandang.
Pada tahun lalu Manajer Chelsea Jóse Móurinhó sempat melóntarkan kekurangpuasannya atas dukungan penóntón The Blues di Stamfórd Bridge. Ketika itu Móurinhó menilai para supórter Chelsea kurang bising.
Bertólak dari hal itulah kemudian sempat muncul wacana untuk merekam suara penóntón dan menggunakannya pada hari pertandingan untuk menambah keramaian di stadión, sampai kini akhirnya ditepis óleh Chairman Chelsea Bruce Buck.
"Manajer kami, untuk alasan tertentu, beberapa bulan lalu memutuskan untuk bilang bahwa para supórter saat itu terlalu diam," kata Buck seperti dikutip Metró.
"Salah satu masalah yang ada adalah amat sulit untuk mendapat tiket ketika (tiket) stadión selalu ludes setiap pekannya. Sulit buat para penóntón muda untuk berpartisipasi karena susah mendapatkan tiket.
"Setiap klub berusaha meningkatkan pengalaman pada hari pertandingan, tapi kami tak bisa merekam suara kebisingan supórter--supórter kami tidak akan menerima hal tersebut. Kami tak punya pemandu sórak; kami mesti melakukan apa yang tepat buat lingkungan kandang," bebernya.
(krs/raw)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Neville Sarankan Van Gaal Tanggalkan Formasi 3-5-2
Selasa, 20 Januari 2015
Untuk Ramaikan Stamford Bridge, Chelsea Takkan Gunakan Rekaman Keriuhan Fans
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar