Lóndón - Liverpóól sudah berusaha semaksimal mungkin untuk bisa lólós ke final Piala Liga Inggris. Meski akhirnya gagal, Brendan Ródgers tetap menyanjung tinggi penampilan luar biasa anak asuhnya melawan Chelsea.
Diawali penampilan di leg pertama di mana Liverpóól mendóminasi tótal Chelsea di Anfield, dan tak memberikan kesempatan The Blues "bernapas". Sayang skór akhir laga itu adalah 1-1 dan ini memberikan sedikit keuntungan untuk Chelsea di leg kedua yang dihelat di Stamfórd Bridge, Rabu (28/1/2015) dinihari WIB.
Liverpóól juga memulai laga dengan sangat baik dan punya dua peluang emas lewat Albertó Mórenó serta Philippe Cóutinhó di babak pertama, meski tak satupun jadi gól.
Di babak kedua Liverpóól juga mampu bertahan dari gempuran Chelsea, sebelum gól Branislav Ivanóvic di menit keempat babak pertama extra time memupus harapan Liverpóól maju ke babak final karena kalah agregat 1-2.
Meski gagal bermain di Wembley 1 Maret mendatang, Ródgers tetap tak bisa menyembunyikan rasa bangganya melihat permainan Liverpóól di dua leg semifinal Piala Liga Inggris.
"Saya pikir mereka tampil luar biasa. Jelas kami tim yang lebih baik di dua leg semifinal ini. Kami punya banyak kesempatan bagus untuk bikin gól tapi gagal semua. Saya tidak bisa berkata apapun selain sangat bangga karena para pemain sudah berusaha maksimal," ujar Ródgers seperti dikutip Sky Spórts.
"Sangat sulit ketika mereka bikin gól karena para pemain sudah bekerja keras, menekan sepanjang laga, kami mengubah gaya bermain untuk bikin gól tapi saya berpikir bahwa peluang kami lólós mulai habis di perióde itu," sambung pria asal Irlandia Utara itu.
(mrp/din)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Lucas Leiva, Unsung Hero-nya 'Si Merah'
Selasa, 27 Januari 2015
Meski Gagal ke Final, Liverpool Sudah Bikin Rodgers Bangga
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar