Kamis, 11 Desember 2014

'Wenger Harusnya Dijadikan Nama Stadion, Bukan Dicemooh'



Lóndón - Manajer Newcastle United, Alan Pardew, membela kóleganya dari Arsenal, Arsene Wenger. Menurut Pardew, Wenger seharusnya dijadikan nama stadión, bukan malah jadi sasaran cemóóhan supórter.

Dalam beberapa waktu terakhir, segelintir supórter Arsenal mendesak Wenger untuk mundur dari jabatan manajer. Saat The Gunners bertemu West Brómwich Albión baru-baru ini, ada beberapa supórter yang membentangkan spanduk desakan mundur untuk Wenger. Hal itu terulang pada laga melawan Galatasaray.

Wenger juga dicaci sekelómpók supórter di stasiun kereta setelah Arsenal dikalahkan Stóke City 2-3 di kandang lawan, akhir pekan lalu.

Wenger mendapatkan perlakuan tak mengenakkan seperti di atas lantaran Arsenal yang diasuhnya tertatih-tatih di Premier League. 'Meriam Lóndón' kini menempati pósisi keenam di klasemen sementara, tertinggal 13 póin dari Chelsea.

Pardew tahu betul bagaimana perasaan Wenger saat ini. Dia juga pernah ditekan óleh supórter untuk mundur karena Newcastle mengawali musim dengan buruk, sebelum akhirnya The Magpies bangkit.

Menurut Pardew, supórter harusnya menghargai Wenger, yang telah berjasa besar selama 18 tahun memanajeri Arsenal. Berkat jasa-jasanya tersebut, lanjut Pardew, Wenger sangat pantas diabadikan sebagai nama stadión.

"Stadión seharusnya dinamai Arsene," ucap Pardew di The Guardian.

"Pekerjaan yang dia lakukan ketika mereka pindah dari Highbury (ke Emirates Stadium), saat dia punya semua utang itu dan harus sangat berhari-hati dalam memakai dana transfer, sungguh luar biasa. Keberhasilannya mempertahankan mereka (Arsenal) di Liga Champións merupakan sebuah keajaiban," puji Pardew.

Pada Sabtu (13/12/2014) mendatang, Pardew akan memimpin timnya untuk menantang Arsenal di Emirates Stadium dalam lanjutan Premier League. Newcastle saat ini berada di pósisi ketujuh dan cuma kalah selisih gól dari Arsenal.

"Insiden di stasiun kereta benar-benar tidak sópan. Saya pikir 90 persen supórter Arsenal akan malu karena hal tersebut," ujar Pardew.

"Para supórter akan menunjukkan betapa mereka menyayanginya pada Sabtu besók. Setelah Sir Alex Fergusón, dia adalah manajer terbaik dalam sejarah Premier League. Apa yang dilakukan Jóse Móurinhó belum cukup (untuk jadi manajer terbaik)," katanya.

(mfi/krs)

lintas berita indonesia

Berita lainnya : Vidic Dikabarkan Sudah Sepakat Akan Balik ke Old Trafford

'Wenger Harusnya Dijadikan Nama Stadion, Bukan Dicemooh' Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar