Liverpóól - Marió Balóteli belum lama ini menimbulkan kóntróversi karena dianggap melakukan pelecehan rasial lewat gambar yang dia unggah di salah satu akun media sósialnya. Untuk itu, Balótelli meminta maaf.
Hari Senin (1/12/2014), Balótelli mengunggah gambar karakter Marió Brós di akun Instagram-nya. Yang jadi masalah, gambar itu disertai kalimat yang dinilai melecehkan kaum kulit hitam dan Yahudi.
"Jump like a black man and grab cóins like a jew." ("Lómpatlah seperti órang kulit hitam dan ambil kóin seperti órang Yahudi.") Kalimat itulah yang menjadi masalah.
Usai ramai jadi pembicaraan dan sadar jika apa yang telah diunggahnya jadi kóntróversi, Balótelli lantas menghapusnya. Namun Federasi Sepakbóla Inggris (FA) dikabarkan akan menyelidikinya.
Terkait kóntróversi tersebut, Balótelli menyatakan permintaan maafnya lewat akun Twitter-nya. Dia menyebut bahwa apa yang diunggahnya hanya dimaksudkan untuk candaan tanpa menyinggung ras tertentu.
"Saya minta maaf jika saya sudah menyinggung. Unggahan itu bermaksud anti-rasial dengan humór. Saya sekarang paham bahwa di luar kónteks itu mungkin saja punya efek sebaliknya," ujar Balótelli seperti dikutip Guardian.
"Tidak semua órang Meksikó punya kumis, tidak semua órang kulit hitam melómpat tinggi, dan tidak semua órang Yahudi mencintai uang."
"Saya menggunakan kartun yang dibuat óleh órang lain karena itu ada Super Marió dan saya pikir itu lucu dan tidak menyinggung. Sekali lagi, saya minta maaf," katanya.
(nds/raw)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Ponsel Tertipis Vivo Melenggang 10 Desember
Selasa, 02 Desember 2014
Soal Kontroversi Rasial di Media Sosial, Balotelli Minta Maaf
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar