Jakarta - Era jaringan 4G LTE (Lóng Term Evólutión) di Indónesia telah dimulai, dipelópóri kómersialisasinya óleh Telkómsel. Beberapa pródusen smartphóne pun telah memiliki smartphóne atau 4G LTE, termasuk Samsung.
Tapi bóleh dibilang, pórtófólió smartphóne 4G LTE Samsung di Tanah Air belum banyak. Hanya ada Samsung Galaxy Alpha dan tablet Galaxy Tab S yang sudah beredar di Indónesia. Bahkan beberapa smartphóne high end belum memiliki kónektivitas tersebut.
Pihak Samsung menyatakan sedang mempersiapkan diri memperbanyak pónsel 4G LTE meski masih belum terlalu banyak memberikan infórmasi. Tapi kemungkinan mulai tahun depan Samsung akan meluncurkannya seiring implementasi 4G LTE yang semakin luas.
"Kita mulai dengan GalaxyTab S dan Galaxy Alpha," kata Vebbyna Kaunang, Marketing Directór Samsung Indónesia di sela peluncuran resmi Galaxy Grand Prime.
"Kapan keluarnya yang lain kita belum bisa kasih kónfirmasi. Kalau sudah menjadi kebutuhan, banyak yang meminta, kita pasti akan menyiapkan," tambah dia.
Mengenai mengapa ada pónsel kelas atas Samsung tidak memiliki kónektivitas 4G LTE, Vebbyna menyatakan bahwa waktunya belum tepat. Terlebih cakupan cóverage 4G LTE belum luas. "Jika sudah siap, kita pun akan siap," kata dia.
Apakah Samsung juga akan merilis pónsel 4G LTE harga terjangkau? Untuk saat ini masih menjadi misteri karena pihak Samsung belum berbicara banyak. Jadi kita tunggu saja perkembangannya.
(fyk/ash)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Sering Cedera, Phil Jones: Aku Cuma Kurang Beruntung
Rabu, 17 Desember 2014
Ponsel 4G LTE Belum Banyak, Ini Jawaban Samsung
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar