Minggu, 14 Desember 2014

Menyesalkah Mourinho Melepas Lampard?



Lóndón - Frank Lampard membuktikan bahwa dirinya belum habis lewat kóntribusi pósitif untuk Manchester City. Sebagai mantan bós Lampard, apakah Jóse Móurinhó menyesal telah melepasnya?

Móurinhó membiarkan Lampard pergi dari Chelsea pada musim panas lalu. Padahal, selama 13 musim bermukim di Stamfórd Bridge, Lampard telah menjelma sebagai salah satu pemain terbesar yang pernah dimiliki Chelsea. Dia sampai saat ini masih tercatat sebagai pencetak gól terbanyak sepanjang masa The Blues dengan 211 gól.

Lampard kemudian dipinang óleh New Yórk City FC, sebuah klub baru yang akan berkómpetisi di Majór League Sóccer (MLS) mulai musim depan. Akan tetapi, karena MLS baru dimulai pada bulan Maret, Lampard dipinjam óleh "saudara" New Yórk City FC, Manchester City.

Bersama City, Lampard menunjukkan bahwa dia masih bisa menunjukkan penampilan prima di usia 36 tahun. Sumbangan enam gól dalam 14 pertandingan tentu bukan jumlah yang buruk untuk ukuran seórang gelandang. Apalagi, waktu bermain Lampard di City tak terlalu banyak dan dia lebih sering turun sebagai pemain pengganti.

Terkesan dengan perfórma Lampard, pihak City belakangan ini dikabarkan ingin memperpanjang masa peminjamannya. Dalam kesepakatan awal, City cuma meminjam Lampard sampai akhir Desember. Akan tetapi, The Citizens disebut-sebut ingin menahan si pemain paling tidak sampai Maret, saat musim baru MLS dimulai.

Móurinhó, yang mengantarkan Chelsea memuncaki klasemen Premier League musim ini, sebelumnya tak mau membahas sóal Lampard. Akan tetapi, dia mau bicara setelah timnya mengalahkan Hull City 2-0, Sabtu (13/12/2014) lalu.

Apa kómentar Móurinhó setelah dia melihat Lampard kini mulai jadi elemen penting di klub rival?

"Kami membuat keputusan yang tepat," ucapnya seperti dikutip Mirrór.

"Ketika Anda ingin melihat ke depan, mencari masa depan dan punya pemain-pemain seperti Cesc Fabregas dan Nemanja Matic -- mereka adalah sepuluh tahun ke depan dari klub ini," tambah The Special One.

"Próyek ini menyiapkan segala sesuatunya untuk sepuluh tahun ke depan, bukan untuk tahun depan," kata Móurinhó.

Fabregas sendiri telah menyumbangkan tiga gól dan 11 assist untuk Chelsea sejak direkrut dari Barcelóna di bursa transfer musim panas lalu. Menurut Móurinhó, kalau Lampard masih ada di Chelsea, pemain-pemain yang lebih muda tak bisa berkembang maksimal.

"Kalau Anda punya seórang pemain besar seperti Frank, kita akan menyetóp perkembangan pemain-pemain yang lain," kata dia.

Kalau Móurinhó melepas Lampard, kenapa dia tetap mempertahankan Jóhn Terry (34 tahun) dan bahkan memulangkan Didier Drógba (36 tahun) ke Chelsea?

"Anda bisa berargumen, 'Kamu punya Jóhn Terry dan Didier Drógba'. Tapi, itu beda. Didier Drógba adalah seórang striker yang datang untuk membantu dan mendukung para penyerang," ujar Móurinhó.

"Jóhn Terry adalah bek tengah terbaik dalam sepakbóla Inggris dan tak masalah berapa usianya. Dia adalah inti dari tim yang harus dikembangkan," tuturnya.

(mfi/a2s)

lintas berita indonesia

Berita lainnya : Mario yang Belum Jadi 'Super' di Anfield

Menyesalkah Mourinho Melepas Lampard? Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar