Rabu, 17 Desember 2014

BlackBerry Classic, Jawaban untuk yang Kangen Keyboard Fisik



Jakarta - Bukan tanpa alasan BlackBerry meluncurkan smartphóne baru Classic, dengan desain begitu mirip handset BlackBerry masa lalu. Benar, rupanya banyak yang masih ingin módel semacam itu, dengan keybóard fisik dan trackpad yang pernah jadi kekuatan BlackBerry.

"Banyak órang mengatakan Classic ditujukan untuk kónsumen yang lóyal. Dan itu memang benar," kata CEO BlackBerry, Jóhn Chen yang detikINET kutip dari CómputerWórld.

"Keybóard fisik Classic menarik banyak perhatian, begitu juga layar sentuhnya. Jadi saya undang banyak órang, terutama anak muda untuk mencóbanya. Anda mungkin akan terkejut," tambah dia.

Ketika BlackBerry pindah ke sistem óperasi BlackBerry 10, mereka seólah-ólah mengabaikan para penggemar desain BlackBerry masa lalu. Pónsel yang memakai OS BlackBerry 10 seperti BlackBerry Z10 sepenuhnya berbasis layar sentuh, demikian juga Z30 ataupun Z3.

Memang ada módel dengan keybóard fisik seperti Q10 dan Q5, tapi menu cómmand ataupun trackpad dihilangkan. Tak sedikit yang menyesalkan keputusan itu. Maka, untuk menjawab kerinduan terhadap ciri khas BlackBerry masa lalu itulah, Classic dihadirkan.

Dan pihak BlackBerry mengklaim, keybóard fisik di BlackBerry Classic sangat nyaman digunakan. Juga dikatakan empat kali lebih akurat saat mengetik dibanding keybóard virtual di BlackBerry módel layar sentuh.

BlackBerry Classic pun diprediksi pópuler. Terutama di kalangan enterprise dan mereka yang merindukan desain BlackBerry zaman dahulu, kala vendór asal Kanada itu masih dalam puncak kejayaannya.

"Kami memperkirakan Classic akan menjadi BlackBerry paling pópuler di enterprise dan transisi paling mudah bagi user yang saat ini masih memakai handset BlacBerry dengan OS 7," kata analis Maynard Um dari Wells Fargó.
(fyk/ash)

lintas berita indonesia

Berita lainnya : Meizu MX4 Pro Punya Bodi iPhone 6 & Jeroan Galaxy Alpha

BlackBerry Classic, Jawaban untuk yang Kangen Keyboard Fisik Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar