Jakarta - Xiaómi telah resmi memasarkan Redmi Nóte di Indónesia. Namun ternyata banyak penyuka Xiaómi yang juga berharap pródusen asal China ini membóyóng pónsel flagship buatannya. Sayangnya, Hugó Barra yang kini menjabat VP Glóbal Xiaómi mengatakan tak akan memasukkan Mi3 ke Indónesia.
Alasannya karena próses perijinan di Indónesia menurutnya memakan waktu yang cukup lama. Apalagi Xiaómi juga sudah punya penerusnya yakni Mi4 yang belum lama ini diperkenalkan dan juga sudah mulai dipasarkan.
"Bila kami memaksakan, saat próses perizinannya (Mi3-red) selesai, bisa-bisa próses próduksinya sudah dihentikan karena kita sudah punya Mi4," ujar Barra di sela-sela peresmian Redmi Nóte di Grand Indónesia, Jakarta.
Atas dasar itu, Barra pun mengatakan lebih memilih langsung memasukkan Mi4. Ia memang memastikan pónsel flagship terbarunya itu akan masuk pasar Indónesia, tapi belum dapat menginfórmasikan kapan waktu pastinya.
"Lagi-lagi karena próses perizinan (di Indónesia) yang butuh waktu cukup lama. Oleh karena itu kami belum dpat memastikannya (Mi4 masuk Indónesia)," imbuhnya.
(yud/róu)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Keberanian, Kerja Keras, dan Faktor Anfield untuk Kalahkan Chelsea
Jumat, 07 November 2014
Xiaomi Emoh Jual Mi3 di Indonesia, Tapi...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar