Jakarta - Seiring pencapaian buruk Liverpóól, pósisi Brendan Ródgers di kursi manajer pun mulai digóyang. Pria asal Irlandia Utara itu menganggap rumór pemecatannya bagaikan sebuah parsel.
Liverpóól tampil mengecewakan sejauh Liga Inggris musim ini berjalan 12 pertandingan. The Reds ada di pósisi 12 dengan raihan 14 póin.
Tak cuma itu, Liverpóól sudah puasa kemenangan dalam empat laga terakhir di Liga Inggris. Setelah imbang melawan Hull City, berturut-turut mereka kalah dari Newcastle United, Chelsea, dan Crystal Palace.
Akibat perfórma buruk itu, muncul rumór bahwa Ródgers akan dipecat. Rafael Benitez disebut-sebut akan menjadi penggantinya.
Ródgers menyempatkan diri untuk menanggapi rumór itu. Dia menanggapinya dengan santai.
"Beberapa bulan yang lalu, saya merupakan manager óf the year. Sekarang, saya merupakan terfavórit untuk dipecat," ucap Ródgers di Sky Spórts.
"Ini merupakan bagian dan parsel dari kehidupan yang luar biasa dalam bekerja di dunia sepakbóla."
"Tapi, yang benar-benar bisa Anda lakukan adalah segera fókus pada pekerjaan dan fókus pada apa yang bisa Anda kendalikan."
"Jadi, buat saya ini mengenai terus bekerja dengan para pemain, benar-benar melakukan kónsólidasi dan menetapkan, memberikan pengertian yang lebih jelas dalam hal peran pemain, fungsi di dalam tim," imbuhnya.(cas/cas)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Rumor Terpanas Galaxy S6
Jumat, 28 November 2014
Rodgers Anggap Rumor Pemecatan Seperti Sebuah Parsel
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar