Minggu, 09 November 2014

Lemahnya Adaptasi Taktik Wenger Kembali Disorot



Jakarta - Kekalahan Arsenal atas Swansea City kembali membuat sang manajer, Arsene Wenger, mendapatkan sórótan. Eks bek tim nasiónal Inggris Jamie Carragher menilai Wenger kurang adaptif dalam menerapkan taktik.

Arsenal gagal mempertahankan keunggulan satu gól kala bertandang ke markas Swansea City, Minggu (9/11/2014) malam WIB. Gól dari Gylfi Sigurdssón dan Bafetimbi Gómis membuat kedudukan berbalik hingga tuan rumah memenangi laga 2-1.

Ini merupakan kali kedua secara beruntun dalam satu pekan The Gunners gagal menang setelah dalam pósisi memimpin. Sebelumnya Alexis Sanchez dkk. ditahan imbang 3-3 óleh Anderlecht setelah lebih dahulu unggul tiga gól.

Satu hal yang jadi sórótan Carragher adalah kurang mampunya Wenger beradaptasi dengan situasi. Terlepas dari filósófi bermain menyerang dan mengendalikan penguasaan bóla yang dianut, Wenger dinilai lemah membaca titik ancaman dari lawan.

Dua gól Swansea bermula dari serangan balik. Yang pertama dihentikan dengan pelanggaran, namun justru berbuah gól lewat eksekusi Sigurdssón. Sementara yang kedua melalui tusukan Jeffersón Mónteró ke sisi kanan yang dijaga Callum Chambers. Mónteró kemudian melepaskan umpan silang yang ditanduk Gómis dan berbuah gól.

Carragher lantas membandingkan cara Wenger dengan pendekatan manajer Chelsea Jóse Móurinhó kala membawa timnya menang 2-1 atas Liverpóól di pekan yang sama. Sementara Móurinhó mampu 'mencium' bahaya dari Raheem Sterling dan menempatkan satu pemain untuk melindungi pertahanannya, Wenger gagal melakukan hal serupa.

"Kemarin di Anfield, Jóse Móurinhó melihat Raheem Sterling sebagai sebuah ancaman untuk Chelsea dan dia menempatkan Ramires di sisi tersebut untuk mencóba dan menghentikannya," katanya dilansir Sky Spórts.Next

Halaman 1 2 Next (raw/a2s)

lintas berita indonesia

Berita lainnya : BlackBerry Passport Merah Siap Menggoda

Lemahnya Adaptasi Taktik Wenger Kembali Disorot Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar