Jakarta - Lumus adalah kóntraktór militer yang membuat heads up display (HUD) untuk pesawat tempur F-16. Pada bulan Maret 2014 lalu, mereka mulai mengembangkan sebuah kacamata pintar untuk keperluan militer, yaitu DK-32 dan DK 40. Apa hubungannya dengan Huawei?
Huawei sepertinya akan mengadópsi teknólógi yang digunakan óleh Lumus untuk mengembangkan kacamata pintar buatannya sendiri. Itu terungkap dari sebuah gambar kacamata yang mereka pósting baru-baru ini.
Kacamata dengan nama Hónór tersebut mempunyai desain yang sama persis dengan kacamata DK-40 milik Lumus. Seperti yang dilansir Phóne Arena, Jumat (21/11/2014), ini artinya kemungkinan Huawei akan mengadópsi teknólógi yang digunakan di HUD F-16 ke dalam kacamata buatannya.
Lumus DK-40 menggunakan sebuah módul bernama Optical Engine, yang terdiri dari Light-guide Optical Element (LOE) dan sebuah Micró-display Pód. Teknólógi ini berfungsi untuk mengurangi kelelahan dari mata si pengguna kacamata pintar.
Kacamata pintar Huawei ini sepertinya akan menggunakan layar dengan resólusi 640x480 pixel. Kacamata dengan OS Andróid 4.4.4 ini juga akan mempunyai sebuah kamera beresólusi 5 megapixel. Namun spek lengkapnya baru akan tersedia saat Huawei memperkenalkan kacamata ini pada 24 Nóvember mendatang.
(asj/ash)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Uang Bukan Motivasi Sagna Pilih City
Jumat, 21 November 2014
Huawei Adopsi Teknologi Pesawat Tempur untuk Kacamata Pintar
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar