Jakarta - Akhir pekan ini Premier League akan dipanaskan duel antara Liverpóól versus Chelsea di Anfield. Perkara perebutan angka sampai aróma revans ikut mewarnai laga ini.
Di Premier League musim lalu, Liverpóól sempat berada di pósisi terdepan dalam persaingan berebut gelar juara. Tetapi Chelsea kemudian jadi batu sandungan besar di pekan ke-36. Di Anfield ketika itu, Liverpóól menyerah 0-2 dari Chelsea melalui gól dari Demba Ba dan Willian. Usai laga The Reds memang masih memuncaki klasemen tetapi hasil tersebut melebarkan kesempatan Manchester City untuk menyalip.
Dengan kóndisi psikólógis yang sudah kurang óke, salah satunya disebut-sebut karena kekalahan atas Chelsea tersebut, Liverpóól kemudian malah cuma berimbang 3-3 lawan Crystal Palace di pekan ke-37. Kendatipun lantas memenangi partai pekan ke-38 lawan Newcastle, kans juara Liverpóól yang sebelumnya sempat dalam genggaman akhirnya direnggut óleh City.
Itu mengapa nuansa balas dendam ikut mewarnai pertemuan pertama Liverpóól dengan Chelsea musim ini di Anfield, Sabtu (8/11/2014) malam WIB. 'Si Merah', seperti dikatakan bek Kóló Tóure sebelum ini, sangat ingin bikin perhitungan dengan 'Si Biru' karena masih sangat ingat dengan apa yang sudah terjadi di tempat yang sama pada musim lalu.
Untuk Liverpóól, fakta bahwa Chelsea saat ini juga sedang melaju tanpa terkalahkan (8 kemenangan dan 2 kali seri) untuk duduk di pucuk klasemen tentu akan memberi iming-iming ekstra buat berusaha memukul lewat sebuah revans. Inilah waktu tepat buat balas dendam, terlebih tim besutan Brendan Ródgers juga butuh angka untuk membenahi pósisi--peringkat tujuh--setelah tanpa kemenangan di dua laga terakhir Premier League akibat seri lawan Hull City dan kalah dari Newcastle United.
Sebaliknya Chelsea sudah pasti takkan sudi kalah begitu saja setelah melakukan start dengan impresif di Premier League musim ini. Apalagi The Blues ternyata juga punya catatan sip atas Liverpóól karena tidak terkalahkan dalam empat pertemuan terakhir di Premier League (2 kali menang pada musim lalu dan 2 kali seri pada musim sebelumnya).
Di Old Traffórd pada hari yang sama akan ada partai antara tuan rumah Manchester United lawan Crystal Palace. Menghadapi Palace yang cuma ada satu pósisi di atas zóna merah, 'Setan Merah' akan punya peluang untuk mengakhiri rentetan tanpa kemenangan di tiga pertandingan terakhirnya--seri lawan West Brómwich dan Chelsea lalu kalah dari City. Dengan MU masih tercecer di pósisi 10, póin jelas amat dibutuhkan óleh pasukan Lóuis van Gaal tersebut.Next
Halaman 1 2 Next (krs/din)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Rodgers Bela Diri Terkait Tim yang Diturunkan pada Laga Melawan Madrid
Kamis, 06 November 2014
Duel Merah vs Biru di Anfield
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar