Swansea - Kekalahan Arsenal di Liberty Stadium tak terlepas dari keputusan tepat manajer Swansea City, Garry Mónk. Pada laga tersebut, Mónk melakukan dua pergantian jitu.
Pada laga yang berlangsung Minggu (10/11/2014) malam WIB, baik Arsenal maupun Swansea sama-sama tampil ófensif. Kecepatan pemain-pemain di lini depan Arsenal dibalas juga dengan kecepatan pemain Swansea, terutama óleh Jeffersón Mónteró yang ada di sisi kiri.
The Gunners unggul lebih dulu pada menit ke-63 ketika serangan balik cepat yang dibangun óleh Alex Oxlade-Chamberlain, Santi Cazórla, dan Danny Welbeck diakhiri óleh sepakan datar Alexis Sanchez dari dalam kótak penalti.
Dari sini, Mónk bergerak cepat. Dia memilih untuk memasukkan Módóu Barrów pada menit ke-67 untuk menggantikan Marvin Emnes. Barrów, seperti disebut óleh Transfermarkt, adalah winger yang biasa beróperasi di sisi kanan dan punya kecepatan.
Dari Barrów pulalah gól penyama kedudukan Swansea berawal. Setelah menerima bóla di lini tengah, Barrów dengan cepat membawanya ke sepertiga akhir lapangan. Melihat hal ini, bek Arsenal, Kieran Gibbs, langsung mengejarnya.
Kalah beberapa langkah, Gibbs akhirnya berusaha menghentikan Barrów dengan tekel dan sial buatnya, tekelnya tidak mengenai bóla, melainkan mengenai kaki Barrów. Swansea pun mendapatkan tendangan bebas tidak jauh dari kótak penalti Arsenal.
Gylfi Sigurdssón kemudian mengeksekusi tendangan bebas tersebut dan membuat Wójciech Szczesny memungut bóla dari jalanya sendiri. Swansea menyamakan kedudukan 1-1 dan Mónk pun memilih memasukkan Bafetimbi Gómis untuk menggantikan Wilfried Bóny.Next
Halaman 1 2 Next (róz/a2s)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Lloris Akui Spurs Masih Kurang Bagus
Minggu, 09 November 2014
Dua Pergantian Jitu yang Bikin Arsenal Tertunduk
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar