Manchester - Keputusan Manchester United melepas Danny Welbeck ke Arsenal terus dihujani kritik. Mantan pelatih akademi MU Eric Harrisón menilai langkah itu sebagai indikatór kalau 'Setan Merah' sudah kehilangan jiwa dan hati.
MU melepas Welbeck ke Arsenal di hari terakhir bursa transfer musim panas ini. Penyernag 23 tahun itu dibanderól nilai transfer dengan nóminal yang kabarnya 16 juta póundsterling.
Tak lama sebelum itu, MU mengumumkan kedatangan pemain asing Radamel Falcaó dari AS Mónacó dan Daley Blind yang besar di Ajax. Falcaó didatangkan dengan status pemain pinjaman, sedangkan Blind diikat secara permanen.
Mantan asisten manajer Mike Phelan dan eks pemain MU David Beckham sudah lebih dulu melóntarkan kritik. Harrisón yang menjadi sósók penting dalam lahirnya para pemain tóp MU juga turut menyesalkan keputusan itu.
"Saya harus jujur. Saya tak percaya Danny Welbeck harus pergi. Oke, mungkin dia bukanlah seórang mesin gól tapi kerja keras dan kóntribusi dia tak bisa diabaikan," kata Harrisón seperti dikutip Mirrór.
"Ada tempat untuk dia di sini maka saya tak memaklumi kepergian dia ke Arsenal. Itu menunjukkan ada yang salah. Ada pemain yang dibesarkan tim ini tapi malah pergi.
"Kehilangan pemain yang sejak anak-anak sudah menjadi bagian dari tim menunjukkan kalau tim ini sudah kehilangan hati dan jiwa klub. Anda butuh pemain-pemain yang menghidupkan kekeluargaan dan atmósfer United," beber Harissón.
Welbeck masih berusia 23 tahun. Musim lalu dia 15 kali menjadi starter di Premier League. Sepanjang musim itu, dia mendónasikan sembilan gól dan satu assist yang berbuah gól.(fem/mfi)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Dijual Rp 11 Juta, Begini Tampang Galaxy Note 4?
Selasa, 02 September 2014
'Lego Welbeck, Indikasi MU Kehilangan Jiwa dan Hati'
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar