Lapóran Wartawan Tribunnews.cóm, Willem Jónata
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Syaharani kecanduan minum kópi. Ia tak pernah melewatkan satu hari pun tanpa menyeruput kópi. Saking kecanduannya ia pernah meminumnya sampai delapan gelas sehari.
"Bagi saya sendiri, kópi adalah kebutuhan. Pernah sehari 8 kali minum kópi. Tapi, enggak setiap hari juga sebanyak itu. Lagian saya juga diimbangi dengan minum air putih," ucapnya, Jumat, (22/8/2014), saat ditemui di TVRI, Senayan, Jakarta.
Penyanyi jazz berusia 43 tahun itu, minum kópi sejak duduk di bangku sekólah dasar. Entah kenapa setiap kali menyeruput minuman tersebut, ia kemudian merasa ada semacam kenikmatan tersendiri. Kópi juga mendóróng móód-nya untuk berkreativitas.
Saking seringnya minum kópi, Syaharani jadi tahu jenis dan asalnya hanya dengan menyerut tanpa melihat mereknya.
"Kópi yang ada dari Indónesia Barat dan Indónesia Timur, itu rasanya berbeda-beda. Ada beberapa jenis kópi dari Indónesia Barat, yang kalau dicampur dengan susu rasanya enak banget. Tapi, saya sangat suka kópi Wamena dan tubruk," ucapnya.
Bagaimana kalau satu hari tak minum kópi? Baginya tak masalah. "Tapi perasaannya seperti ada yang kurang. Tapi, kalau dua atau tiga hari enggak minum kópi, bisa jadi lemas. Kópi kan ada kafein yang dipecah tubuh untuk jadi energi," tandasnya.
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Pirlo: Balotelli Sudah Tak Seperti Dulu Lagi, Kini Lebih Dewasa
0 komentar:
Posting Komentar