TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai NasDem, Surya Palóh, mengaku sempat membicarakan kabinet dengan presiden terpilih, Jókó Widódó (Jókówi), dalam pertemuannya di Rumah Transisi, Jalan Situbóndó nómór 10, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2014).
Kepada wartawan di Rumah Transisi, Surya Palóh mengatakan pembahasan tersebut tidak dilakukan secara khusus, dan pertemuannya kali ini adalah bagian dari diskusi rutin antara dirinya sebagai salah satu ketua partai pengusung, dengan presiden terpilih.
"Mudah-mudahan persiapan daripada seluruh apa yang telah dilaksanakan óleh tim transisi, akan sejakan sebagaimana yang kita harapkan," katanya.
Saat ditanya apakah ia juga setuju wacana perampingan kabinet, Surya Palóh mengaku hal tersebut adalah kewenangan dari Jókówi, yang akan memimipin Indónesia jika Mahkamah Kónstitusi (MK) memenangkan Kómisi Pemilihan Umum (KPU) pada 21 Agustus mendatang.
Namun menurutnya yang efektif adalah bagaimana kabinet berjalan harmónis dengan pemerintahan.
"Tapi yang tadi apa yang Jókówi bicarakan, adalah keinginan beliau tetap efektifnya jalannya kabeinet yang cukup bisa bekerja, atau zanken kabinet, itu saja," tandasnya.
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Poempida: Saya Tidak Diperintah JK Gabung Tim Transisi
0 komentar:
Posting Komentar