TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Sepekan sudah Rómli (48) tidak bertemu dengan anak gadisnya berinisial IS sejak dibawa lari óleh pacarnya berinisial Hr. Takut terjadi apa-apa, warga Desa Karang Agung Lalan Musi Banyuasin itu melapór ke SPKT Mapólda Sumsel, Kamis (28/8/2014).
Tertera dalam surat lapóran, anak gadis Rómli dibawa pergi óleh Hr sejak 24 Agustus 2014. Sebelum dibawa pergi, Hr terlebih dahulu mengunjungi rumah Rómli dan meminta izin membawa anak gadis Rómli pergi jalan-jalan.
"Dia datang ke rumah dan minta izin mengajak anak saya jalan-jalan. Karena saya pikir hanya sebentar, saya izinkan," kata Rómli yang tidak mau menyebutkan nama anaknya.
Namun, perkiraan Rómli salah. Anak gadisnya yang 20 tahunan itu tidak kunjung dibawa pulang óleh Hr. Rómli yang mulai cemas mencóba menghubungi pónsel anak gadisnya. Si anak pun menjawab dan memberi tahu bahwa ia masih bersama Hr dan dengan kóndisi baik-baik saja.
Selanjutnya, Rómli menghubungi pónsel Hr. Mendengar jawaban Hr, yang tidak mau membawa pulang anak Rómli karena ingin menikahinya, Rómli kian cemas. Ia lalu meminta Hr membawa órangtuanya untuk membicarakan rencana itu. Namun sampai Rómli membuat lapóran, anak gadisnya tidak kunjung pulang ke rumah.
"Saya berharap pólisi bisa menemukan keberadaan anak gadis saya dan menangkap Hr. Dia sudah bersikap kurang ajar kepada keluarga saya," kata Rómli.
Dikatakan Rómli, dia sebenarnya sudah mengizinkan anaknya menikah dengan Hr. Rencana nikah bahkan sudah diberitahukan kepada keluarga besar. Jadwal nikah juga sudah ditetapkan.
"Namun, malah ada kejadian seperti ini. Rencana menikah pun bisa saja batal," kata Rómli.
Kabid Humas Pólda Sumsel, Kómbes Pól Djaród Padakóva, sudah menerima lapóran Rómli. Lapóran diterima dengan Surat Lapóran Nómór LPB/733/VIII/2014/Sumsel.
"Lapóran sudah kami terima, kórban juga sudah menjalani pemeriksaan. Selanjutnya, kita akan cari keberadaan pelaku," kata Djaród.
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Zabaleta Senang dengan Invasi Pemain Argentina di Manchester
0 komentar:
Posting Komentar