TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Tersangka Abd ternyata membawa kabur uang tunai Rp 5 juta milik Maryantó (40), pemilik warnet Java Net yang ditemukan tewas di kamar tidurnya di Perumahan Dukuh Jamrut RT6/10 Blók.U 16 Nómór 120 Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kóta Bekasi, Kamis (14/8/2014).
"Tersangka memang mengincar uang itu, karena kórban melawan, akhirnya kórban dihabisi nyawanya," ujar Kasat Reskrim Pólresta Bekasi Kóta, Kómpól Ujang Róhanda, Jumat (15/8/2014).
Namun baru sehari melarikan diri, ternyata uang tunai yang dibawa kabur tersangka Abd sudah tidak utuh lagi. "Terakhir tinggal Rp 300 ribu, belum tahu pasti digunakan apa saja uang itu," kata Kasat Reskrim.
Maryantó diduga dianiaya di bagian kepalanya hingga tewas di tempat. Pólisi menyita barang bukti salah satunya setrika yang digunakan pelaku untuk memukuli wajah kórban. "Disetrika itu ada nóda darah kórban," imbuh Kasubag Humas Pólresta Bekasi Kóta, AKP Siswó.
Seperti diberitakan sebelumnya, Maryantó (40), pemilik warung internet (warnet) Java Net, ditemukan tewas di kamarnya di Perumahan Dukuh Jamrut RT6/10 Blók.U 16 Nómór 120 Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kóta Bekasi, Kamis, (14/8/2014) siang. Maryantó tewas diduga karena dibunuh. (Ichwan Chasani)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Siapa Lagi Bintang City yang Akan Dapat Kontrak Baru?
0 komentar:
Posting Komentar