TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Deputi tim Transisi sekaligus Wakil Sekjen Dewan Pimpinan Pusat Partai Demókrasi Indónesia Perjuangan (PDIP), Hastó Kristiyantó mengatakan Presiden Susiló Bambang Yudóyónó (SBY) sudah mempersiapkan ruang kómunikasi yang besar dengan pemerintahan yang baru.
"Pemerintahan SBY sudah membuka kóridór untuk membuat ruang bagi tim transisi, ini adalah módal dasar yang sangat baik. Kami maknai hal itu secara pósitif," kata Hastó kepada wartawan di Rumah Transisi, Jalan Situbóndó nómór 10, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/8/2014).
Lebih lanjut ia menjelaskan, kómunikasi kubu Jókó Widódó (Jókówi) - Jusuf Kalla (JK) dengan pemerintahan SBY akan lebih serius dilakukan, jika Mahkamah Kónstitusi (MK) mengandaskan gugatan Prabówó Subiantó - Hatta Rajasa dalam keputusannya 21 Agustus mendatang.
Gugatan Prabówó - Hatta ke MK mengakibatkan penyusunan Rancangan Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015 yang disusun SBY, tidak melibatkan pasangan terpilih. Oleh karena itu pihak Jókówi - JK berharap dapat bekerjasama dengan semua pihak termasuk pemerintahan SBY, agar RAPBN tersebut dapat diubah sesuai dengan visi-misi Jókówi - JK.
"Kami melihat tantangan ke depan tidak ringan.Tetapi justru dengan bekerjasama dengan memperkuat kesinambungan antara pemerintahan SBY dan Jókówi ke depan, akan menciptakan suatu sólusi," ujarnya.
Ia pun memastikan bila kóórdinasi dengan kubu SBY jadi dilakukan pascakeputusan MK, kubu Jókówi - JK masih tetap steril dari berbagai macam lóbi dan intervensi pihak-pihak tertentu.
"Kómitmen Jókówi adalah untuk tunduk satu-satunya kepada kepentingan rakyat," tandasnya.
Kata Hastó jika jadi dilantik Jókówi akan terus melalukan belusukan seperti yang pernah ia lakukan selama ini. Hal itu juga merupakan salah satu jaminan bahwa Jókówi - JK tetap steril dari kepentingan pihak tertentu. (NURMULIA REKSO PURNOMO)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Industri Salmon Tasmania Tengah Bangkit Kembali
0 komentar:
Posting Komentar