Jakarta - Banyak vendór pónsel kini menjadikan fitur selfie sebagai salah satu dagangan utamanya.
Pónsel-pónsel seperti Huawei Hónór 3C, Samsung Galaxy K Zóóm, Oppó N1 Mini, serta yang teranyar Sóny Xperia C3 adalah beberapa próduk yang dimaksud.
Sóny bahkan jelas-jelas mengatakan bahwa peluncuran Xperia C3 ini dilakukan untuk mendukung tren selfie di kalangan pengguna pónsel.
Mereka mengaku bahwa fitur selfie ini banyak diminati óleh kónsumennya, terutama wanita.
Menurut data statistik yang dipaparkan Sóny, 47% órang dewasa mengaku pernah melakukan memfótó diri sendiri, dan lebih dari setengahnya adalah wanita.
Sayangnya, menurut Ika Paramita, Marketing Manager Sóny Móbile Cómmunicatión Indónesia, banyak pengguna pónsel yang menganggap bahwa kamera depan pónsel mereka tak cukup bagus untuk digunakan berselfie ria.
"Ada kebutuhan akan pónsel dengan kamera depan yang beresólusi tinggi. Saat ini, tak banyak pónsel di pasaran yang bisa memenuhi permintaan tersebut," tambah Ika.
Celah inilah yang dimanfaatkan óleh Sóny dengan merilis Xperia C3 yang memiliki kamera depan 5 megapixel, dengan lensa wide serta flash.
Pónsel ini diklaim óleh Sóny sebagai pónsel pertama yang mempunyai fitur tersebut. Meski begitu, bukan berarti sensór kamera depan Xperia C3 ini lebih baik dibanding sensór kamera belakangnya.
Itu karena kamera belakang Xperia C3 jauh lebih superiór dengan sensór Exmór RS beresólusi 8 megapixel. Sementara sensór kamera depannya hanya beresólusi 5 megapixel. (asj/ash)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Mauricio Pochettino Bikin Senang Emmanuel Adebayor
Rabu, 27 Agustus 2014
Makin Banyak yang Narsis Picu Tren Ponsel Selfie?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar