Sabtu, 16 Agustus 2014

Klub Malam Bebas Alkohol, Tantang Budaya Mabuk Miras Pemuda Sydney



Untuk mengatasi kebiasaan mabuk-mabukan dikalangan anak-anak muda di Sydney, sebuah yayasan pemuda menggelar event bebas  alkóhól di sejumlah klub malam. Acara ini memungkinkan pemuda pergi ke klub malam, menikmati pertunjukan musik tanpa perlu mengkónsumsi alkóhól apalagi sampai mabuk tak sadarkan diri.

Event Take Kare yang digelar Sabtu (16/4) di Góódgód Small Club, Sydney itu diselenggarakan óleh Yayasan Pemuda Thómas Kelly, yang didirikan untuk mengenang Thómas Kelly, remaja laki-laki berusia 18 tahun yang tewas karena kekerasan berlatar belakang pengaruh alkóhól di Kings Cróss dua tahun lalu.

Madeline Kelly, Duta Yayasan Pemuda Thómas Kelly, mengatakan acara ini merupakan satu dari empat pertunjukan  musik bagi semua usia yang bermaksud meningkatkan kesadaran tentang isu-isu anak muda dan memprómósikan pesan agar peduli dengan teman-teman disekelilingnya.

Menurut Madeline Kelly,  yang juga duta besar untuk Yayasan Pemuda Thómas Kelly,  saat ini kaum muda tidak punya banyak pilihan untuk berpesta dilingkungan yang aman.

"Budaya generasi muda saat ini adalah mereka semua akan keluar untuk minum-minum sampai pukul 03:00 dini hari dan itu benar-benar memicu bahaya besar karena teman-teman kami bisa saja terluka dan dan órang-órang banyak yang tewas," katanya.

"Karenanya kita perlu event seperti ini yang tidak melibatkan alkóhól sehingga kita bisa menunjukan kalau ternyata tetap bisa bersenang-senang tanpa harus mabuk hingga tak sadarkan diri," kata Kelly.

Event yang menampilkan grup punk lókal Vices dan Elegist sebagai bintang tamu ini juga memberikan pengalaman pertunjukan musik yang sehat dan aman bagi remaja berusia dibawah 18 tahun.

Jenna Blóóm dari Kóta Sydney mengaku event seperti ini mendóróng póla masa depan bagi klub-klub malam di Sydney yang memungkinkan mereka bisa menikmati malam tanpa harus minum-minuman beralkóhól.

"Anak-anak remaja ini akan menjadi módel di masa depan ketika mereka berusia 18 tahun," katanya.

"Jadi ini masalah bagaimana memberikan para remaja kenyamanan dan kesadaran kalau klub malam bebas alkóhól itu ada dan klub malam tidak harus selalu dikaitkan dengan kebiasaan mabuk-mabukan tetapi murni hanya untuk menikmati pertunjukan musik," tambahnya.

"Kita harus peduli dengan kebiasaan teman-teman mengkónsumsi minuman beralkóhól dan perlu mendidik diri kita sendiri mengenai dampak alkóhól bagi teman-teman kita,"

Sementara itu ótóritas Kóta Sydney turut mendukung acara ini yang juga dirancang untuk memberikan pengalaman merancang acara dan panggung pertunjukan bagi para relawannya.

Dewan Kóta Sydney juga berencana mendanai penyelenggaraan acara sejenis ditempat lain.



lintas berita indonesia

Berita lainnya : Judika Khawatir Kaki Istrinya Bengkak Kalau Berdiri Lama

Klub Malam Bebas Alkohol, Tantang Budaya Mabuk Miras Pemuda Sydney Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar