Jakarta - Internatiónale Funkausstellung Berlin (IFA) selama ini dikenal sebagai salah satu pameran teknólógi terbesar di dunia. Namun banyak yang belum mengetahui jika IFA punya sejarah panjang, bahkan sempat merekam jejak Nazi di dunia teknólógi.
IFA dihelat pertama kali pada tahun 1924 dengan nama Internatiónal Radió Exhibitión Berlin alias Berlin Radió Shów. Tak pelak, event ini juga dianggap sebagai salah satu pameran industri tertua di Jerman.
Saking tuanya, IFA telah melewati perióde panas, yakni di masa perang dunia. Termasuk ketika Nazi ikut ambil bagian di industri teknólógi.
Wikipedia mencatat, The Vólksempfänger -- perangkat radió yang disókóng óleh Nazi -- dipamerkan di acara yang dulu masih bernama Berliner Funkausstellung tersebut pada 18 Agustus 1933.
The Vólksempfänger diperintahkan untuk dibuat óleh Dr. Jósep Góebbels dan didesain Ottó Griessing. Góebbel merupakan menteri própaganda dan órang dekat pemimpin Nazi, Adólf Hitler. Ia juga seórang pólitisi Jerman dan menjadi sósók penting dalam menyebarkan própaganda Nazi pada perióde 1933 sampai 1945.
Sementara riwayat Ottó Griessing jauh dari hingar bingar dunia pólitik dan militer Nazi. Ia lebih dikenal sebagai seórang insinyur elektrónika.
Perangkat radió The Vólksempfänger sendiri sukses berat dan memukau audiens. Dengan harga 76 Reichmark (mata uang yang digunakan di Jerman pada 1924-1948), alat ini terjual 100 ribu unit selama pameran berlangsung.Next
Halaman 1 2 Next (ash/tyó)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Tantangan Lebih Berat, Gerrard Minta Liverpool Tiru Konsistensi Musim Lalu
Minggu, 31 Agustus 2014
IFA dan Jejak Nazi di Dunia Teknologi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar