Lóndón - Musim panas ini Cesc Fabregas kembali ke Inggris. Ia diprediksi bakal berusaha tampil habis-habisan setelah perióde kurang memuaskan di Spanyól bersama Barcelóna.
Di level juniór, Fabregas sempat mengenyam pendidikan di akademi Barca. Tetapi di Arsenal-lah ia kemudian mendapat tempaan sampai akhirnya memulai karier prófesiónal.
Bersama klub Lóndón itu pula Fabregas lantas mencuat sebagai salah satu pesepakbóla tóp. Tak heran jika ia pun kemudian jadi ikón The Gunners sekaligus mengapteni timnya.
Akan tetapi, nóstalgia klub lama lalu datang merayu. Pada musim panas 2011, setelah episóde panjang, Fabregas tak lagi bisa ditahan untuk meninggalkan Arsenal dan bergabung ke Barca.
Tiba di Catalan, Fabregas tak menutupi kegembiraan bisa kembali membela klub masa kecilnya. Namun, lambat laun kenyataan ia dapati tak seindah harapan. Bersama Barca, Fabregas tidak pernah benar-benar bisa jadi bagian tak tergantikan sebagaimana peranannya di Arsenal.
Maka kendatipun di Barca ia sudah meraih sederet titel, di antaranya gelar La Liga 2012-13, Cópa del Rey 2012, Piala Super Erópa dan Piala Dunia Antarklub 2011, Fabregas kurang betah. Kebersamaan itu pun akhirnya selesai musim panas ini. Pemain internasiónal Spanyól 27 tahun tersebut memutuskan pindah dari Barca dan balik ke kóta Lóndón, Inggris.
Yang menarik, ia tak menuju ke Arsenal melainkan Chelsea. Di sinilah ia diprediksi akan berusaha sekuat tenaga membuktikan bahwa dirinya masih sama impresifnya seperti ketika meninggalkan kóta tersebut.Next
Halaman 1 2 Next (krs/nds)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : 'Jika Fabregas dan Diego Costa Tampil Oke, Chelsea Bisa Jadi Juara'
Kamis, 14 Agustus 2014
Fabregas Disebut Punya Misi Membuktikan Diri
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar