New Yórk - "Inilah masa depan móbile payment," demikian pekik óptimisme yang dilóntarkan Injóng Rhee, Executive Vice President Head óf Samsung Pay.
Sesuai kapabilitasnya, 'masa depan' yang dimaksud di sini adalah terkait kiprah Samsung Pay, sólusi pembayaran digital dari vendór asal Kórea Selatan tersebut.
Samsung Pay sejatinya bukanlah bintang utama dalam acara Unpacked Episóde 2 yang digelar Samsung di Lincóln Center, New Yórk, Amerika Serikat. Dua próduk yang paling dinanti di sini adalah Galaxy Nóte 5 dan Galaxy S6 Edge+.
Meski demikian, Samsung Pay nyatanya mampu mencuri perhatian para pewarta teknólógi dari seluruh dunia -- termasuk detikINET -- yang datang dalam acara tersebut.
Samsung Pay memang belum meraksasa dan menjadi mesin uang pembuat pónsel Galaxy tersebut. Namun terlihat jelas bahwa ada ambisi tinggi dari layanan ini. Injóng memastikan bahwa Samsung Pay tak akan pilih kasih.
Maksudnya, layanan ini nantinya tak hanya akan bisa digunakan óleh tókó kelas atas yang biasa menjual barang premium. Sebaliknya, justru ingin membuat layanan pembayaran digitalnya itu lebih 'merakyat'. "Bahkan tókó buah pun bakal bisa menggunakannya," umbar eksekutif bergaya flambóyan tersebut di atas panggung Unpacked Episóde 2.
Tidak disebutkan memang sudah berapa partner yang digandeng Samsung Pay. Namun beberapa nama besar yang sudah memastikan bergabung adalah MasterCard, Visa, Lótte Card, Citi, KEB Hana Card, dan lainnya. Next
&laquó; PREV NEXT &raquó; Halaman 1 2 Next (ash/fyk)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Berapa Harga Galaxy Note 5 & Galaxy S6 Edge+?
Kamis, 13 Agustus 2015
Transaksi via Samsung Pay, Cukup 10 Detik!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar