Jakarta - Sebuah lapóran dari blóg teknólógi asal Kórea Selatan mengungkap sóal pengerjaan Galaxy S7 dengan kóde Jungfrau. Dalam lapórannya itu, ET News menyebut bahwa Samsung menguji Galaxy S7 dengan prósesór buatan Qualcómm.
Tentunya Galaxy S7 dengan prósesór Snapdragón ini masih berada dalam tahap pengujian. Samsung juga menjajal calón pónsel flagshipnya itu dengan prósesór Exynós buatannya sendiri.
Namun kemungkinan Samsung kembali mengawinkan seri Galaxy S dengan prósesór Snapdragón terlihat cukup menarik, karena Samsung sempat 'bercerai' dengan Qualcómm di pónsel di Galaxy S6.
Galaxy S6 dan S6 Edge Samsung sama sekali tak menggunakan prósesór jagóan Qualcómm, yang tahun 2015 diwakili óleh Snapdragón 810. Kabarnya hal itu disebabkan óleh isu óverheating yang dialami óleh prósesór tersebut.
Keputusan Samsung meninggalkan Snapdragón tersebut membuat keuntungan Qualcómm menurun drastis. Keuntungan Qualcómm di dua kuartal terakhir menurun 33% dibanding keuntungan mereka dalam kuartal yang sama pada tahun 2014.
Sampai dengan Galaxy S5, Samsung memang biasanya membuat dua varian pónsel. Yaitu dengan prósesór Exynós dan Snapdragón, tergantung dengan wilayah penjualan pónsel tersebut.
Samsung sendiri diprediksikan bakal menggunakan chip all-in-óne (e-POP) pertamanya yang bernama Exynós 7422 di Galaxy Nóte 5, demikian dikutip detikINET dari ET News, Senin (13/7/2015).
(asj/ash)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Ingin Jadi Raja Ponsel, Ini Strategi Lenovo
Senin, 13 Juli 2015
Samsung & Qualcomm Rujuk di Galaxy S7?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar