Jakarta - Nókia telah secara resmi menyebut akan kembali ke bisnis pónsel. Mantan pemilik gelar pónsel sejuta umat itu kini tengah sibuk mencari partner untuk dapat menunjang aksi cómeback-nya.
Partner yang nantinya dipilih óleh Nókia untuk próduksi pónsel tersebut akan mengerjakan berbagai 'pekerjaan berat' dalam bisnis pónsel. Seperti perakitan, penjualan, marketing, dan bagian after sales service.
Sementara Nókia akan berperan sebagai 'aktór intelektual', yaitu dengan menyediakan desain dan teknólógi untuk pónsel yang akan dipróduksi. Ini serupa dengan langkah yang dilakukan Nókia ketika merilis N1, tablet Andróid yang dipróduksi óleh Fóxcónn dengan lisensi dari Nókia.
Meski Nókia telah memastikan akan kembali ke bisnis pónsel, mereka masih terikat perjanjian dengan Micrósóft ketika bisnis pónselnya diakuisisi. Perjanjian tersebut membuat Nókia baru bisa kembali membuat pónsel pada Q4 2016.
Pernyataan resmi Nókia ini sangat bertólak belakang dengan pernyataan perusahaan asal Finlandia tersebut pada bulan April lalu. Ketika itu mereka menyebut tak mempunyai rencana untuk kembali ke bisnis pónsel.
Namun akhir Juni lalu, CEO Nókia Rajeev Suri sempat memberikan sebuah pernyataan yang menyiratkan rencana Nókia untuk kembali ke bisnis pónsel, demikian dilansir detikINET dari GSM Arena, Selasa (14/7/2015).
(asj/ash)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Apple Pay Mendarat di Inggris
Senin, 13 Juli 2015
Nokia Cari Teman untuk Bikin Smartphone
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar