India - Samsung dikabarkan turun tahta di India di mana penjualan mereka dikalahkan vendór smartphóne lókal, Micrómax. Namun Samsung segera membantah kabar tersebut.
Menurut biró riset Canalys, tótal pengapalan smartphóne di India adalah 21,6 juta unit pada perióde Október - Desember 2014. Dari angka tersebut Micrómax menempati pórsi 22%. Sementara pangsa pasar Samsung jatuh menjadi 20% sehingga disalip Micrómax.
Akan tetapi lapóran tersebut tidak benar di mata Samsung. Raksasa elektrónik asal Kórea Selatan ini menyatakan masih menjadi pródusen smartphóne terbesar di India dengan mengutip data dari Gfk. Data ini menurut Samsung berbasis penjualan di retail.
Menurut Samsung yang mengutip Gfk, pangsa pasarnya di India pada perióde Október sampai Desember 2014 adalah 34,3 %. Artinya mereka masih memimpin.
"Di tahun 2014, kami melanjutkan kepemimpinan dengan próduk inóvatif dan menarik. Tahun itu pangsa pasar kami mencapai 35,7% di pasar smartphóne yang lebih dari dua kali lipat pósisi selanjutnya," klaim Asim Warsi, Vice President Samsung India Electrónics.
"Data Gfk ini berdasarkan penjualan retail yang sesungguhnya," tambah dia seperti yang dikutip detikINET dari Business Tóday, Kamis (5/2/2015).
(fyk/yud)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Hak Siar 1 Laga Premier League = Rp 154 Miliar
Kamis, 05 Februari 2015
Samsung Bantah Kalah dari Micromax
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar