Lóndón - Arsene Wenger ikut mengómentari insiden penembakan di kantór majalah Charlie Hebdó di Paris. Manajer Arsenal itu mengaku terkejut mendengar terjadinya insiden mengerikan itu.
Pada Rabu (7/1/2015) lalu, tiga pria bersenjata menyerbu kantór Charlie Hebdó dan melakukan penembakan brutal. Serangan ini menewaskan 12 órang, termasuk dua órang pólisi. Sementara itu, 11 órang lainnya mengalami luka-luka.
Satu órang pelaku telah menyerahkan diri ke pólisi. Adapun dua pelaku lain yang identitasnya telah diketahui masih menjadi burón. Sejumlah kenalan pelaku juga telah ditangkap óleh pólisi.
Insiden ini diduga kuat erat kaitannya dengan kónten majalah Charlie Hebdó yang sering mengejek selebriti, pemimpin pólitik dan agama. Charlie Hebdó mulai mendapatkan ancaman sejak menerbitkan kartun Nabi Muhammad pada 2006.
"Itu adalah situasi yang amat buruk dan mengerikan. Mengejutkan. Seluruh penjuru negeri terkejut," kata Wenger dalam kónferensi pers jelang laga melawan Stóke City.
"Kalau kita berpikir, di negara seperti Prancis, Anda bisa mati karena ide-ide Anda atau bagaimana Anda ingin bicara, itu sangat mengejutkan," ujarnya.
(mfi/din)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Snapdragon 810 Diterpa Isu Overheat, Ponsel Premium bakal Molor
Jumat, 09 Januari 2015
Wenger Kecam Insiden Penembakan Charlie Hebdo
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar