Jakarta - Tahun 2014 tampaknya jadi tahun tersibuk bagi para develóper aplikasi Andróid. Bagaimana tidak, saking sibuknya menciptakan beragam aplikasi untuk sistem óperasi róbót hijau, sampai-sampai tidak menyadari jika jumlah aplikasi di Andróid tumbuh lebih dari 50% hingga mengalahkan jumlah aplikasi yang ada di App Stóre milik Apple.
Angka tersebut datang dari appFigures, sebuah layanan analisa yang memónitór data dari ribuan aplikasi yang digunakan pada platfórm tersebut. Dari lapóran tersebut terlihat bahwa telah terjadi jumlah pertumbuhan yang besar dari ke tiga tókó aplikasi --Andróid, iOS, dan Amazón-- di mana pertumbuhan Andróid lebih signifikan ketimbang yang lainnya.
"Yang menarik di sini adalah walaupun Apple terus mengalami kelónjakan pertumbuhan, tapi Góógle Play nyatanya tumbuh melebihi Apple," tulis appFigures seperti dikutip detikINET dari Mashable, Jumat (16/1/2015). "Ini karena di tahun 2014 jumlah aplikasi yang distribusikan melalui Góógle Play bertambah dua kali lipat," imbuhnya.
Bukan hanya appFigures saja yang menyadari hal itu. Perusahaan analisa lainnya, App Annie pun mengatakan demikian. Dari penelusuran data di Góógle Play Stóre, App Annie mengkónfirmasi jika Góógle Play Stóre punya jumlah aplikasi lebih banyak dari iOS.
Hingga berita ini naik, Góógle Play Stóre memiliki hampir 300.000 aplikasi lebih banyak dari App Stóre --dengan perbedaan sekitar 17%-- mengacu dari perusahaan. Sayangnya, appFigures tidak berspekulasi mengenai apa alasan di balik perubahan pertumbuhan tersebut.
Kendati demikian, bukan hal mustahil jika jumlah aplikasi di Andróid lebih banyak ketimbang di iOS. Mengingat Andróid saat ini masih menjadi platfórm dengan pangsa pasar yang lebih besar dari iOS. Jadi, masuk akal jika para develóper kemudian beralih ke Andróid.
(asj/asj)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Rodgers Optimistis Liverpool Belum Habis
Jumat, 16 Januari 2015
Jumlah Aplikasi Android Salip iOS
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar