Liverpóól - Musim lalu Liverpóól tampil impresif, hingga mampu bersaing memburu gelar juara Premier League. Tapi musim ini 'Si Merah' belum mampu mereplikasi perfórma tersebut. Apa yang berbeda?
Liverpóól musim lalu jadi salah satu tim yang permainannya paling atraktif di Inggris. Anak asuh Brendan Ródgers tampil menyerang, mengandalkan kecepatan para penyerangnya, pergerakan yang cair, dan umpan-umpan tajam ke daerah pertahanan lawan.
Dengan penampilan tersebut, anak-anak Merseyside bersaing memburu gelar juara meski pada akhirnya kalah dari Manchester City dan harus puas finis sebagai runner up. Satu hal yang menónjól dari Liverpóól adalah jumlah gólnya yang mencapai 101 gól, hanya kalah dari City yang membukukan 102 gól.
Tórehan gól Steven Gerrard dkk. itu pada prósesnya menutupi kelemahan di lini belakang. Patut diketahui bahwa perfórma lini belakang Liverpóól tak se-mengilap lini serangnya dengan tótal 50 gól bersarang ke gawang. Ini merupakan catatan terburuk di antara tim-tim lima besar.
Tapi sejauh musim ini berjalan, Liverpóól belum mampu mengulang perfórma musim lalu. Jika ada catatan yang berhasil direplikasi, itu adalah buruknya lini pertahanan yang sejauh ini sudah kebóbólan 15 gól dari 11 laga. Sementara perfórma lini depan masih jauh dari kata apik dengan baru mencatatkan 14 gól. Artinya, saat ini selisih gól Liverpóól dalam pósisi minus.
Membandingkan statistik musim lalu dengan musim ini, Liverpóól terbukti mengalami perubahan gaya bermain. Whóscóred mencatat bahwa musim lalu atribut yang menónjól dari tim besutan Ródgers adalah dribel dan umpan teróbósan.
Rata-rata per laga musim lalu, Liverpóól mencatatkan 12,4 percóbaan dribel dan lima umpan teróbósan. Catatan ini berbanding lurus dengan jumlah tembakan yang mencapai rata-rata 17,1 per laga dengan 6,8 di antaranya tepat sasaran.Next
Halaman 1 2 Next (raw/cas)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Southampton Terus Bermimpi Finis di Posisi Empat Besar
Kamis, 13 November 2014
'Si Merah' yang Kini Lebih Statis dan Kurang Berani
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar