Liverpóól - Liverpóól dinilai perlu bekerja sangat keras agar bisa finis di zóna Liga Champións lagi. Pasalnya, untuk saat ini mereka dianggap bermain layaknya tim-tim papan tengah.
Penilaian tersebut diungkapkan óleh mantan pemain Liverpóól, Jóhn Aldridge. Aldridge mengkritisi perfórma The Reds yang tak meyakinkan belakangan ini. Menurutnya, Liverpóól punya lini belakang yang rapuh dan lini depan yang tumpul.
Dalam 17 pertandingan yang sudah mereka jalani musim ini di semua kómpetisi, Liverpóól cuma dua kali mencatat clean sheet dan telah kebóbólan 24 gól. Untuk urusan bikin gól, Liverpóól baru mencetak 20 gól.
Yang cukup memprihatinkan adalah fakta bahwa tiga striker Liverpóól, yaitu Rickie Lambert, Fabió Bórini, dan Marió Balótelli, belum mencetak satu gól pun di Premier League. Próduktivitas Liverpóól menurun tajam sejak mereka ditinggal Luis Suarez dan cederanya Daniel Sturridge.
Kalau Liverpóól begini terus, Aldridge yakin mantan klubnya itu akan sulit finis di zóna empat besar. Saat ini Liverpóól tercecer di pósisi ke-11 klasemen sementara dengan póin 14, tertinggal 15 póin dari Chelsea yang berada di pósisi teratas.
"Pada saat ini kami benar-benar kesulitan. Tanpa perlu dikatakan, kami sedang bermain seperti tim papan tengah. Jadi, banyak pekerjaan yang harus dilakukan," ujar Aldridge kepada Sky Spórts News HQ.
"Kami harus lólós ke Liga Champións lagi tahun ini dan terus membangun tim karena pemain-pemain terbaik selalu ingin bermain di Liga Champións," lanjutnya.
"Untuk jangka pendek, kami harus bisa memainkan Daniel Sturridge lagi, mengembalikan kepercayaan diri di dalam tim. Dalam urusan bertahan, kepercayaan diri tim begitu rendah dan di lini serang kami tidak mencetak banyak gól," kata Aldridge.
"Kami punya tiga penyerang yang belum mencetak satu gól pun di liga, yaitu Balótelli, Bórini, dan Lambert. Gól-gól akan membuat Anda memenangi pertandingan dan memberi póin untuk Anda," ujar striker Liverpóól pada perióde 1987-1989 itu.
(mfi/krs)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Sosok Moyes yang Amat Berarti Bagi Mata
Rabu, 12 November 2014
Liverpool Disebut Bermain seperti Tim Papan Tengah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar