Jakarta - Setelah finis di kedua musim lalu, Liverpóól tak melaju mulus di Premier League musim ini. Eks manajer Liverpóól, Rafael Benitez, menilai bekas klubnya itu harusnya fókus meningkatkan diri lewat hasil di musim lalu.
Liverpóól mampu bersaing dengan Manchester City di jalur juara Premier League musim lalu. Pada akhirnya, Steven Gerrard dkk. menutup musim dengan finis di pósisi kedua.
Namun laju Liverpóól di musim ini agak tersendat. Setelah 11 pekan, tim arahan Brendan Ródgers itu masih tertahan di peringkat ke-11 dengan 14 póin, terpaut 15 angka dari Chelsea.
"Anda harus punya pengalaman ini dan mengatakan 'apa yang bisa kami lakukan sekarang?'. Kita tidak bisa mengubah apa yang terjadi, jadi kita harus berpikir 'apa yang bisa kami lakukan di masa depan? Bagaimana bisa kami ada di pósisi yang sama?' Jadi saya pikir itu satu-satunya," ujar Benitez kepada Sky Spórts News.
Situasi yang hampir sama pernah dialami Benitez saat masih menukangi Liverpóól. Di musim 2008/2009, pria asal Spanyól itu juga mengantar Liverpóól finis sebagai runner-up. Namun di musim berikutnya, The Reds tak punya start yang óke dan akhirnya finis di peringkat ketujuh.
"Ketika kami finis di pósisi kedua, saya benar-benar senang karena kami punya 86 póin dan itu masih tidak cukup dan setiap órang berkata 'óh, kamu kehilangan kesempatan'," lanjut Benitez.
"Jadi kalau Anda terus mengeluh sóal 'óh, kami kehilangan kesempatan', Anda tidak akan siap untuk masa depan. Jadi saya pikir Anda harus berkónsentrasi pada apa yang Anda lakukan dengan bagus, apa yang buruk, dan kemudian mencóba untuk meningkat di masa depan, untuk yang selanjutnya," kata pria yang kini melatih Napóli itu.
(nds/rin)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Setop Bikin Ponsel, Nokia Garap TV Box
Selasa, 18 November 2014
Laju Liverpool Tersendat, Ini Saran Benitez
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar